SANTIAGO DEL ESTERO – Bukan rahasia lagi bahwa untuk bisa tampil kompetitif dalam gelaran MotoGP harus tercipta kerja sama yang apik di antara pembalap dengan tim dan para teknisi. Begitu pula yang diharapkan oleh pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, dalam upayanya mengarungi musim balap MotoGP 2018.
Di musim balap 2018, Iannone memiliki tekad untuk bisa bersaing di jajaran 10 besar dan menampilkan performa yang kompetitif. Maklum saja, pada musim lalu, pembalap berkebangsaan Italia itu hanya mampu finis di posisi ke-13 klasemen akhir pembalap dengan koleksi 70 poin.
(Baca juga: Iannone Sebut Dirinya Lebih Dewasa ketimbang Rins)
Kondisi tersebut tentunya lebih buruk dari dua musim sebelumnya yang dilalui Iannone. Pada MotoGP 2015 dan 2016, kala Iannone masih menjadi pembalap Tim Ducati, secara berturut-turut ia mampu mengakhiri musim di posisi kelima dan kesembilan klasemen akhir. Maka dari itu, pada musim ini Iannone memiliki ambisi untuk bisa mengulang hal tersebut.
Iannone menyebutkan bahwa seri perdana selalu menjadi hal yang penting bagi seorang pembalap mengarungi musim. Pada musim ini, pembalap bernomor motor 29 itu menyelesaikan seri perdana dengan finis di posisi kesembilan kala mentas di Sirkuit Losail, Qatar. Hal itu dinilainya sudah cukup baik, mengingat pada musim lalyu Iannone justru gagal menyelesaikan balapan di seri perdana.