LESMO – Pembalap veteran milik Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, coba membeberkan perbandingan bayaran yang diterima oleh rider MotoGP dengan ajang Formula One (F1). Rossi tak menampik bahwa bayaran yang didapat sejumlah pembalap MotoGP masih kalah dari F1.
Sebagaimana diketahui sejak pertama kali digelar atau tepatnya pada 1949, kejuaraan dunia MotoGP memang mengalami peningkatan peminat, terutama di Asia. Bahkan MotoGP kini bisa memiliki popularitas lebih tinggi dibandingkan F1.
Baca Juga: Ini Alasan Honda Batal Publikasikan Bukti 'Tendangan' Rossi ke Marquez pada MotoGP 2015 Malaysia
Bukti kuat adalah dengan keputusan F1 untuk meniadakan balapan di Sirkuit Sepang pada tahun ini, lantaran mulai kehilangan peminat. Hal berbeda justru dialami MotoGP yang bahkan menambah satu seri Asia Tenggara, yakni Thailand, di musim 2018.
Seri Asia Tenggara pun kemungkinan bertambah satu lagi pada tahun depan, andaikan Indonesia berhasil ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah seri MotoGP 2019. Meski memiliki popularitas lebih baik ketimbang F1, nyata tak berdampak terhadap gaji para pembalap MotoGP.
Baca Juga: Karena Pembalap Ini, Rossi Sarankan Yamaha Jadikan Marc VDS sebagai Tim Satelitnya
Sebagai contoh, Marc Marquez yang kini menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi saja masih kalah jauh dibandingkan jawara F1, Lewis Hamilton. Yang mana Marquez bergaji 15 juta euro atau sekira Rp254 miliar, sedangkan Hamilton mampu mendapatkan pemasukan sebesar 30 juta euro atau sekira Rp508 miliar di setiap tahunnya.