Menurut pembalap berpaspor Inggris itu, sikap seorang pembalap juga mampu memengaruhi suasana ketika berada di dalam tim. Ia pun menilai, sangat sulit untuk bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki perilaku yang bermacam-macam.
“Saya pikir, sangat sulit untuk bekerja dengan orang-orang yang berada di balapan motor. Tetapi, pada akhirnya kita semua memiliki keinginan yang sama. Ada satu orang yang mungkin terlihat tenang daripada orang lain, namun apa itu berarti dia tidak berbahaya pada saat di lintasan?” sambung pembalap berusia 32 tahun itu.
Baca juga: Alasan Meningkatnya Performa Dovizioso di MotoGP
Meskipun begitu, Crutchlow menegaskan dirinya bukan sosok yang memiliki sikap yang terbaik, namun dia berusaha keras untuk yang terbaik. Ia pun memilih teman berdasarkan perilaku yang dianggapnya sesuai dengan dirinya.
“Itu semua tergantung pada sikap mereka. Jangan salah paham, saya pun tidak selalu memperlihatkan sikap yang baik. Saya bukan seperti malaikat. Akan tetapi, saya sangat akrab dengan Andrea Dovizioso (Ducati Corse), Marc Marquez (Repsol Honda), dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha). Sedangkan dengan Dani Pedrosa (Repsol Honda) Saya tidak terlalu akrab,” tutup Cructhlow.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.