nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Garuda Bandung Beberkan Faktor Kekalahan di Playoff IBL 2018

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 11:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 06 36 1868483 pelatih-garuda-bandung-beberkan-faktor-kekalahan-di-playoff-ibl-2018-1uRAAkaSVY.jpg BSB Hangtuah melangkah ke semifinal IBL 2018 usai menang 2-1 atas Garuda Bandung di laga playoff (Foto: Laman resmi IBL)

BANDUNG - Garuda Bandung menelan kekalahan dari BSB Hangtuah dengan kedudukan akhir 1-2 di laga playoff Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017-2018. Garuda Bandung takluk di laga ketiga dengan skor 59-64 di GOR C-Tra Arena, Bandung, Senin 5 Maret 2018.

Pelatih Garuda Bandung, Andre Yuwadi, menyebut absennya center asal Amerika Serikat, Roderick Flemings, menjadi salah satu faktor kekalahan timnya dari BSB Hangtuah di laga ketiga playoff Divisi Merah IBL 2017-2018. Andre menuturkan dengan ketiadaan Flemings yang cedera di pertandingan kedua playoff, membuat timnya kalah postur tubuh dari lawan.

Garuda Bandung pun kesulitan membendung dua pemain impor Hangtuah Nahshon George dan Keenan Palmore yang sukses menyarangkan lebih dari 25 poin untuk BSB Hangtuah. Perubahan strategi Hangtuah dari man to man ke zone defense juga menyulitkan Garuda Bandung.

Baca juga: BSB Hangtuah Fokus Tatap Semifinal IBL 2018 Usai Kalahkan Garuda Bandung

Dalam laga tersebut, Nahshon George mencetak 30 poin, 21 rebound dan tiga assist. Sedangkan Keenan Palmore meciptakan 27 poin, enam rebound dan empat assist.

"Absennya Roderick Flemings memang berpengaruh bagi kami. Hal itu membuat kami sulit menembus 'paint area' Hangtuah seperti biasa dilakukan Flemings," ungkap Andre Yuwadi, mengutip dari Antara, Selasa (6/3/2018).

Baca juga: Tampil Tenang Jadi Kunci Kemenangan Garuda Bandung atas BSB Hangtuah

Sementara itu, power forward Garuda Bandung, Luke Martinus, mengatakan para pemain lokal di timnya sudah berjuang maksimal menggantikan peran Roderick Flemings. Luke hanya menyayangkan timnya yang tampil kurang konsisten dari awal hingga akhir laga.

"Meski kalah, namun saya bangga dengan rekan-rekan yang tetap bertarung dan bertahan sebagai sebuah tim," kata Luke Martinus.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini