nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MotoE Resmi Mengaspal pada Februari 2019

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 12:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 13 38 1858810 motoe-resmi-mengaspal-pada-februari-2019-dbLcy5IxJI.jpg MotoE (Foto: AFP)

MADRID – Sejak musim lalu, olahraga telah memastikan adanya kelas all-electric pada balap motor MotoGP. Nyatanya gagasan tersebut berjalan dengan sangat cepat dan Grand Prix (GP) MotoE World Coupe akan dijadwalkan pada musim 2019.

Pada Desember 2017, sebuah perusahaan sepeda listrik asal Italia, Energica akan mulai memproduksi sepeda motor untuk kelas baru dengan beberapa tambahan detail baru yang segar. Motor tersebut rencananya akan dipergunakan untuk kompetisi MotoE yang sebelumnya sudah direncanakan.

Sepeda motor listrik ini disebut dengan Energica EgoGP. Seperti namanya, motor ini memiliki spek balap yang diproduksi oleh Energica EgoGP electric Sportbike. Sama seperti model produksi lainnya, EgoGP menggunakan pendingin oli permanen dengan magnet AC dalam motor listriknya.

Setelah di setting dengan setelah balap, motor listrik ini bisa memberikan lebih banyak tenaga kuda hingga menyentuh 147Horsepower (HP) dan kecepatan maksimum hingga 155 mil per jam. Unik kontrol yang sangat cerdas dipasang untuk mengatur penyesuaian daya motor sebanyak 100 kali per detik.

EgoGP Energica dinilai masih belum cukup sempurna untuk saat ini, oleh sebab itu mereka terus mengembangkan motor listrik ini sepanjang 2018 dan diprediksi akan mengikuti tes resmi pertama mereka pada Februari 2019.

Musim perdana MotoE 2019 akan terdiri dari lima balapan dengan 18 sepeda motor. Tujuh tim utama akan mendapatkan dua motor listrik sementara empat sepeda listrik akan dipesan untuk tim Moto2 dan Moto3. Balap MotoE akan berlangsung pada Minggu sama seperti pada kelas balapan lainnya.

Baca Juga:

(Ducati Akan Ajukan Perpanjangan Kontrak untuk Lorenzo dan Dovizioso)

Rencananya, balapan MotoE akan sangat singkat dengan 10 lap pasalnya mereka masih mengalami kekurangan karena kendala jangkauan pada EgoGP. Federasi Internasional Motorcycle (FIM) kemungkinan tidak ingin berkompromi pada keseruan balapan. Tentunya jika balapan berlangsung terlalu lama, maka motor mereka akan melambat karena harus menghemat baterai.

Panjang pendek balapan juga akan membuat mereka lebih mudah untuk menjadwalkan balapan bersamaan dengan MotoGP. Balapan kendaraan listrik ini diperkirakan memiliki masa depan yang baik dari segi motor maupun mobil. Diharapkan pengembangan yang dilakukan saat ini, bisa menggantikan keseruan balap dengan tenaga gas suatu hari nanti.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini