Kehadiran Lorenzo Jadi Motivasi Rossi untuk Juarai MotoGP 2008

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 11 Februari 2018 12:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 11 38 1857878 kehadiran-lorenzo-jadi-motivasi-rossi-untuk-juarai-motogp-2008-v6BDJHtB0O.jpg Rossi dan Lorenzo saat membela Yamaha pada 2008. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

VALENTINO Rossi sempat merajai ajang 500cc/MotoGP di awal-awal karier mentas di ajang tertinggi lomba balap motor tersebut. The Doctor –julukan Rossi– menjadi yang terbaik di edisi 2001-2005. Akan tetapi di MotoGP 2006, Rossi mendapat ganjalan sehingga gagal menjadi kampiun.

Sebenarnya, hingga musim menyisakan satu race, Rossi unggul delapan poin dari Nicky Hayden (Repsol Honda) di posisi dua. Namun, karena hanya finis di posisi 13 pada race terakhir dan di saat yang bersamaan Hayden finis podium, The Kentucky Kid –julukan Hayden– yang akhirnya keluar sebagai juara.

Pada 2007, Rossi kembali gagal menjadi kampiun. Di musim tersebut Rossi hanya menutup musim di posisi tiga. Ia kalah bersaing dari Casey Stoner (Ducati) yang jadi juara dan Dani Pedrosa (Repsol Honda) di posisi kedua.

BACA JUGA: Brivio Sebut Rossi Berjasa Besar dalam Perkembangan MotoGP

Peruntungan Rossi berubah semusim kemudian. Kedatangan dua kali juara dunia kelas 250cc di tim FIAT Yamaha, Jorge Lorenzo, rupanya memantik Rossi untuk berprestasi. Kehadiran X-Fuera –julukan Lorenzo– membuat tekad Rossi untuk bersaing di jalur juara benar-benar besar.

Ketidakinginan kalah dari Lorenzo membuat Rossi tampil habis-habisan di setiap race yang dijalani. Alhasil dari 18 race yang dijalani, 16 balapan di antaranya diselesaikan Rossi di posisi podium. Sementara itu, sebanyak sembilan balapan dilewati Rossi dengan kemenangan.

BACA JUGA: Bos Suzuki: Takkan Mampu Menggantikan Valentino Rossi!

Alhasil, Rossi menutup MotoGP 2008 dengan perolehan poin impresif. Rossi yang saat itu baru berusia 29 tahun itu menutup musim dengan perolehan 373 angka. Rossi unggul 93 angka dari The Kurri-Kurri Boy –julukan Stoner– di posisi dua.

Lorenzo pun tampil apik di musim perdananya. Pembalap berpaspor Spanyol itu menutup musim di posisi empat dengan raihan 190 angka. Rider yang kini membela panji Ducati itu pun menyabet predikat rookie of the year.

Karena itu, Rossi bisa dibilang wajib berterima kasih kepada peran Lorenzo. Sebab di beberapa race, Lorenzo sempat menyulitkan Stoner dan Pedrosa, dua pesaing utama Rossi memperebutkan gelar juara MotoGP 2008.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini