Image

Bos Suzuki: Takkan Mampu Menggantikan Valentino Rossi!

Ezha Herdanu, Jurnalis · Minggu 11 Februari 2018 08:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 11 38 1857819 bos-suzuki-takkan-mampu-menggantikan-valentino-rossi-h4tAHc4kPs.jpg Valentino Rossi (Foto: motogp.com)

HAMAMATSU – Pesona Valentino Rossi sebagai salah satu pembalap papan atas di kejuaraan dunia MotoGP memang masih belum menunjukkan tanda-tanda bakal mengelami penurunan. Hal tersebut terbukti dengan status The Doctor sebagai pembalap dengan popularitas tertinggi di MotoGP.

Hal tersebut memang bisa dibilang sangat wajar, mengingat Rossi sendiri memang sudah memiliki perjalanan karier yang sangat panjang di MotoGP. Bahkan ketika dirinya sudah berusia 38 tahun, Rossi masih tetap tampil kompetitif dalam kejuaraan dunia sepeda motor itu.

Akan tetapi kendalanya dalam beberapa balapan terakhir, Rossi nampaknya sudah kewalahan untuk bisa bersaing dengan para pembalap muda macam Marc Marquez atau Maverick Vinales. Bahkan di MotoGP 2017, ia harus puas menyelesaikan musim dengan menempati urutan keempat.

Situasi tersebut membuat para pengamat mulai menyarankan agar Rossi menyudahi petualangannya di MotoGP. Yang mana hal itu sangat mungkin terjadi, lantaran kontrak Rossi sendiri bersama Tim Yamaha memang tersisa setahun lagi.

Baca Juga: Vinales Berharap Rossi untuk Tak Cepat-Cepat Pensiun dari MotoGP

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan tanggapan dari manajer Tim Suzuki Ecstar, yakni Davide Brivio. Ia pun mengaku ragu bahwa sejumlah pembalap-pembalap muda yang kini menghiasi MotoGP mampu menggantikan reputasi Rossi sebagai pembalap papan atas MotoGP di masa depan.

“Dari sudut pandang olahraga, saya rasa Yamaha sudah memulai menggantinya lewat Maverick. Tapi dari sudut pandang penggemar; karisma, pemasaran, citra, apapun itu, Vale adalah Vale. Sulit dapat yang seperti ini dan terlihat mustahil,” ucap Brivio, seperti dikutip dari MCN News, Minggu (11/2/2018).

“Tentu ia memiliki banyak penggemar karena rendah hati, lucu dan menyenangkan. Akan tetapi jangan lupa bahwa ia mempunyai banyak pendukung juga karena ia mampu meraih banyak kemenangan di sepanjang kariernya,” lanjutnya.

“Sangat jelas menjadi menyenangkan dan lucu bisa membantu, namun Anda harus jadi pemenang. Anda harus jadi atlet hebat, lalu Anda bisa mempunyai pendukung karena menyenangkan dan lucu,” imbuh pria asal Italia tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini