Image

Vinales: Marquez Pandai Mengatur Strategi Balapan

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018, 08:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 08 38 1841499 vinales-marquez-pandai-mengatur-strategi-balapan-bDhFI5bH4L.jpg Marc Marquez (kiri) dan Maverick Vinales (Foto: Autosport)

LESMO – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales mengatakan Marc Marquez (Repsol Honda) pandai dalam mengatur strategi balapan. Ia menyebut The Baby Alien -julukan Marquez- bisa melaju dengan kecepatan tinggi saat sesi latihan bebas dan terjatuh.

Namun, Vinales menilai Marquez justru tampil lebih tenang saat race berlangsung sehingga bisa mendulang poin dan bahkan meraih podium. Hal itu menjadi titik kesuksesan pembalap berusia 24 tahun itu dalam merengkuh gelar juara dunia MotoGP 2017.

Baca juga: Vinales Buat Kejutan di 2 Race Awal MotoGP 2017

“Marc (Marquez) melaju lebih jauh dalam setiap latihan bebas, jadi terkadang dia jatuh. Namun, dia hanya dua kali mengalaminya dalam balapan tahun lalu (MotoGP 2017),” kata Vinales, mengutip dari Total Motorsport, Senin (8/1/2018).

Di sisi lain, Vinales menuturkan dirinya dan Marquez memiliki gaya membalap yang berbeda. Terlebih, ia selalu berusaha untuk mengatur performanya di lintasan. Meski begitu, ia pun akan mencoba untuk tampil dengan pengaturan motor yang lebih baik di MotoGP 2018.

“Marquez dan saya memiliki gaya balap yang berbeda. Saya selalu berusaha menjaga batas di bawah kontrol, tetapi saya tak bisa mengendalikannya. Jika itu terjadi, kami akan mencoba memperbaiki motor dan jika semuanya berjalan dengan baik, saya akan mencoba untuk melampaui kecepatan dia,” tegasnya.

Baca juga: Kepala Insinyur Yamaha Akui Rossi Kesulitan Tunggangi YZR-M1 2017

Baca juga: Dovizioso Sebut Valentino Rossi sebagai Magnet MotoGP

Sepanjang gelaran MotoGP 2017, Marquez telah mencatatkan enam kemenangan. Ia berhasil tampil tercepat di GP Amerika Serikat, Jerman, Republik Ceko, San Marino, Aragon, dan Australia. The Baby Alien juga menjadi runner-up di GP Spanyol, Catalunya, Austria, dan Jepang.

Marquez juga meraih podium tiga di GP Belanda dan Valencia. Sisanya, ia tak meraih hasil maksimal di GP Qatar (posisi 4), Italia (posisi 6), dan Malaysia (posisi 4). Bahkan, ia pernah terjatuh di GP Argentina, Prancis dan Inggris.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini