nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Grid Girl Ungkap Pentingnya Sosok Wanita dalam F1

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 07 Januari 2018 17:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 07 37 1841367 seorang-grid-girl-ungkap-pentingnya-sosok-wanita-dalam-f1-ziXrNSjZk9.jpg Grid Girl F1 (Foto:AFP)

LONDON – Seorang grid girl, Carolyn Mooney, menegaskan model motorsport memiliki peran yang sangat penting dalam Formula One (F1). Menurutnya sosok grid girl memiliki fungsi lain daripada hanya sekedar menunjukkan kesan glamour dalam lintasan.

Sebelumnya, desas desus penggunaan grid girls di F1 sempat menjadi sorotan utama pada musim lalu. CEO F1, Chase Carey, telah membuat masa depan mereka diragukan setelah mengambil alih jabatan Bernie Ecclestone yang pensiun.

Banyak yang berpendapat, penggunaan grid girl yang memakai pakaian minim dan seksi dalam olahraga harus dihentikan. Pasalnya tidak semua budaya di setiap negara dapat menerima model berpakaian seperti itu.

Direktur pelaksana F1, Ross Brawn, menegaskan penggunaan grid girl yang memegang payung maupun papan nama pengemudi menjelang balapan akan menjadi topik pembicaraan yang sangat sulit. Oleh sebab itu, saat ini F1 tengah melakukan peninjauan yang kuat tentang penggunaanya di dalam olahraga.

Namun, perdebatan tersebut mendapatkan reaksi dari Carolyn. Ia berharap pejabat F1 menghentikan rencana untuk menghapuskan penggunaan grid girl di kompetisi F1. Model berusia 41 tahun tersebut mengklaim bahwa mereka masih memilik banyak pekerjaan ketimbang hanya tampil baik dan menawan.

Baca Juga:

(Williams Segera Umumkan Sirotkin sebagai Pengganti Massa)

“Ini semua tentang bagaimana caranya berinteraksi dengan para penggemar. Grid girl tidak hanya berada di sana untuk berdiri cantik dan berfoto. Orang-orang bisa berbicara tentang balapan dan turun ke tingkat anak muda dengan menanyakan apa yang mereka sukai tentang motorsport dan membicarakan tentang balapan,” terang Carolyn, melansir dari Daily Record, Minggu (7/1/2018).

“Tugas kami adalah membuat orang merasa menjadi bagian dari tim. Banyak tim berharap grid girl memiliki media sosial yang besar sehingga mereka bisa bergabung dengan tim. Ini tentunya menjadi sebuah interaksi yang lain,” lanjutnya.

“Saya memiliki pendidikan dalam pemasaran, dan ada beberapa perempuan lain yang bekerja di bidang hukum. Intinya, ini bukanlah karier utama kami. Ini hanya sampingan yang menyenangkan,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini