Image

Abaikan Team Order Ducati, Lorenzo Dibela Legenda MotoGP

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 15:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 38 1813788 abaikan-team-order-ducati-lorenzo-dibela-legenda-motogp-7koSWqzdFs.jpg Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo (Foto: AFP)

VALENCIA – Mimpi salah satu pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, untuk bisa menjadi juara dunia MotoGP musim ini memang urung teralisasikan. Pasalny pada balapan seri pamungkas di Valencia, Dovizioso harus menyelesaikan race lebih awal lantaran mengalami crash.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo tersebut, Dovizioso memang sempat membuat kejutan dengan langsung berada di posisi terdepan saat race baru berjalan. Padahal, Dovizioso harus memulai balapan dari posisi kesembilan.

Baca Juga: Meski Gagal Finis di MotoGP Valencia 2017, Ciabatti Tetap Apresiasi Langkah Lorenzo untuk Dovizioso

Situasi tersebut membuat membuat para petinggi Tim Ducati sempat percaya bahwa Dovizioso bisa jadi juara dunia. Terlebih ketika Marc Marquez sempat mengalami insiden dan nyaris terjatuh. Situasi itu lalu dimanfaatkan Tim Ducati untuk melaksanakan team order  kepada kedua pembalapnya.

Tim Ducati meminta agar Jorge Lorenzo untuk membiarkan Dovizioso melewatinya guna memperbesar kans pembalap asal Italia tersebut finis di posisi terdepan. Namun alih-alih menerapkan strategi tersebut, Lorenzo justru tak membiarkan Dovizioso melewatinya.

Hingga akhirnya Lorenzo pun terjatuh yang tak lama kemudian diikuti oleh Dovizioso. Keengganan Lorenzo mematuhi perintah Tim Ducati pun lantas mendapatkan hujatan dari para penggemar Tim Ducati, khususnya yang mendukung Dovizioso jadi juara dunia tahun ini.

Baca Juga: Lorenzo dan Dovizioso Gagal Raih Poin di MotoGP Valencia 2017, Ciabatti: Ini Tak Jadi Masalah

Mengetahui kondisi tersebut membuat salah satu legenda MotoGP, yakni Randy Mamola, memberikan pendapatnya. Ia pun memberikan pembelaan terhadap sikap Lorenzo yang tidak mematuhi perintah Tim Ducati ketika mengaspal di MotoGP Valencia.

“Saya tidak ingin menilai apakah Lorenzo seharusnya memenuhi perintah dan membiarkan Dovi menyalip. Kedua pembalap memiliki hubungan baik. Mereka saling menghormati satu sama lain. Namun, terkadang Anda juga harus memikirkan nasib Anda sendiri dalam setiap balapan,” ucap Mamola, seperti dikutip dari Speedweek, Selasa (14/11/2017).

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini