“Pada 2016, kami ingin memecahkan traksi. Pada 2016, salah satu titik lemah kami adalah daya tarik motor saat di tikungan. Jadi kami mengembangkan satu mesin, mesin yang lebih halus di tikungan. Saya berharap hal itu bisa membantu pengendara di daerah itu,” tambahnya.
(Baca juga: Valentino Rossi dan Vinales Tampil Gemilang di MotoGP 2017, Poncharal: Mereka Gunakan Motor yang Sesuai)
Dengan kesalahan spesifikasi mesin itu, Iannone hanya berada di posisi 15 di klasemen sementara pembalap dengan koleksi 60 angka. Sementara rekannya, Alex Rins, masih berada di posisi 17 dengan 46 poin.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.