nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Finis Ketiga di Motegi, Petrucci: Hasil Ini Lebih Memuaskan ketimbang Raihan Finis Kedua di Assen & Misano

Rully Fauzi, Jurnalis · Senin 16 Oktober 2017 11:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 16 38 1796160 finis-ketiga-di-motegi-petrucci-hasil-ini-lebih-memuaskan-ketimbang-raihan-finis-kedua-di-assen-misano-pq0l1URYM8.jpg

MOTEGI – Rider andalan Pramac Ducati, Danilo Petrucci kembali menunjukkan taringnya dalam kondisi trek basah. Di MotoGP Jepang yang digelar Minggu 15 Oktober 2017 siang WIB, rider berkebangsaan Italia itu sukses finis ketiga dalam balapan berstatus wet race tersebut.

Dengan ini, Petrucci pun kini telah mengoleksi empat podium di MotoGP 2017. Sebelumnya, rider 26 tahun itu juga sukses finis ketiga di Mugello, Italia, serta finis sebagai runner-up di Assen, Belanda dan Misano, San Marino. Petrucci kini menempati peringkat delapan di papan klasemen rider, dengan tiga balapan tersisa di musim ini.

Well, meski hanya finis ketiga, Petrux –julukan Petrucci– menyatakan bahwa hasil di Motegi ini lebih memuaskan daripada saat ia finis kedua di Assen dan Misano.

(BACA JUGA: Marc Marquez Bisa Tampil Apik di Cuaca Hujan, Cal Crutchlow Heran)

Petrux sendiri memang tampil impresif di Jepang. Start dari posisi kedua, ia mengambil alih posisi terdepan dari rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo pada lap kedua, dan lantas memimpin balapan selama 11 lap. Sayang, Petrux tersalip oleh joki Repsol Honda, Marc Marquez. Dan kemudian pada lap 14, giliran rekan serim Lorenzo, Andrea Dovizioso yang menyalipnya.

“Saya sangat senang dan saat berada di depan, saya sempat memikirkan kemenangan perdana saya. Tapi selalu ada dua masalah, yakni Dovi dan Marc. Ya, selalu mereka berdua!” ucap Petrux sembari tertawa, seperti dimuat Crash.net.

“Tapi saya tetap puas dibanding podium Misano dan Assen, di mana saya kalah di lap terakhir (dari rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi),” sambungnya.

Petrucci sendiri mengungkapkan kalau ia benar-benar kesulitan pada lap pamungkas di Motegi. Sebagai informasi, Petrux melakukan perjudian dengan memilih ban belakang ekstra lunak. Di lap terakhir tersebut, Petrux pun kerap mengalami spin, terutama ketika melaju di lintasan lurus.

“Awalnya motor saya terasa sangat nyaman dikendarai, dan tak harus 100% pun saya bisa unggul dua detik. Tapi akhirnya ban belakang mengalami spin yang cukup parah dan kondisinya kritis, terutama di trek lurus, saya tak bisa membuka gas lebar-lebar karena spin dan selip. Lap terakhir sangat menyulitkan,” ujarnya.

“Musim ini berjalan begitu baik. Sayangnya saya beberapa kali pulang tanpa poin. Tapi, kami telah bersiap menghadapi musim depan, dan mungkin kami bisa duduk di peringkat yang lebih baik. Kini ada tiga seri tersisa di mana saya selalu nyaman, jadi semoga kami bisa mengulang hasil ini,” tukas Petrux.

(rul)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini