Baca juga Digelar di Magelang, Menpora Pimpin Puncak Perayaan Hari Olahraga Nasional 2017
Selain Sani, tokoh berikutnya adalah pebulu tangkis pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Keduanya dianggap sebagai contoh dari dua warga Indonesia yang memiliki perbedaan, tapi bersatu mengharumkan nama Indonesia.
“Saya rasakan juga ketika menyambut ganda campuran bulutangkis Indonesia. Owi –sapaan akrab Tontowi- seorang pemuda Jawa Tengah Banyumas, Owi Jawa, Owi Islam, Owi Santri. Berduet dengan namanya Butet berasal dari Manado Sulut, yang Katholik,” ucapnya.
“Tapi mereka berhasil memperembahkan medali emas di Olimpiade Rio de Janiero setahun silam. Semua orang tahu pasangan Owi Butet adalah representasi berdirinya Bhinneka Tunggal Ika dengan beda etnis dan beda agama. Tapi melalui olahraga disatukan dan berhasil mengharumkan nama Indonesia,” tambahnya.
Selain itu sebagai simbol pemersatu bangsa, dalam acara puncak tersebut dilakukan dengan seremoni penyampuran tanah dan air dari seluruh bangsa untuk membangun Monumen Tanah Air Persatuan. Rencananya monumen tersebut akan dibangun di puncak Gunung Tidar, Magelang.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.