SEBAGAI turnamen tertua dalam olahraga tenis, Wimbledon menjadi buruan para petenis untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya, terutama pada petenis tunggal putra. Maklum, didirikan sejak 1877 itu tetap menjaga tradisi dengan bermain di arena rumput.
Salah satu legenda tenis tunggal putra, William Renshaw menorehkan prestasi memukau. Bahkan petenis kelahiran Royal Leamington Spa, Inggris itu mengharumkan Negeri Elizabeth II sebagai tuan rumah. Bagaimana tidak, ia sukses menggandol tujuh trofi Wimbledon pada 1881,1882,1883,1884,1885,1886 dan 1889).
Sejatinya ia mampu mendapatkan delapan secara beruntun jika saja tak kehilangan gelar juara pada 1887. Kala itu William kalah dari Herbert Lawford dengan skor 6–2, 6–3, 2–6, 4–6, 6–4. Namun, apa yang dilakukan petenis yang juga bertanding Grand Slam double itu terbilang sukses.
Butuh satu abad untuk bisa menyamakan rekor yang dimiliki oleh William Renshaw. Adalah Pete Sampras, petenis asal Amerika Serikat yang mampu membuat catatan yang hampir sama. Pria kelahiran California itu sukses menggandol tujuh piala cangkir emas berukir.