ST PETERSBURG - Bagi penggemar mantan ratu tenis dunia, Monica Seles, tidak pernah menyaksikannya di ajang tenis profesional. Petenis asal Amerika Serikat (AS) itu memutuskan mundur atau gantung raket. Pengunduran diri itu diungkapkan ofisial Seles, Jumat (15/2/2008).
Selama mengayunkan raket, Seles mengoleksi 53 gelar tunggal dan enam ganda di berbagai turnamen, termasuk sembilan gelar Grand Slam. Petenis 34 tahun itu kali pertama bertengger di peringkat pertama dunia pada 1 Maret 1991. Seles bahkan mempertahankan sebagai petenis nomor satu dunia selama 178 pekan atau 3,7 tahun.
Kemudian, tragedi menimpa Seles pada April 1993 saat punggungnya ditusuk ketika mengikuti turnamen di Hamburg, Jerman. Dia kemudian tidak mampu bermain tenis dalam waktu lebih dari dua tahun.
Saat tampil kembali, dia langsung menjuarai Canada Open dan berlada di final AS Terbuka pada bulan berikutnya. Sementara gelar Grand Slam kesembilannya dipastikan pada Australia Terbuka, Januari 1996.
"Tenis telah dan selalu menjadi bagian besar dalam hidup saya. Saya beberapa kali memikirkan kembali bermain di tenis profesional. Tapi, sekarang saya memutuskan untuk tidak melakukannya," ungkap Seles penuh haru seperti dilansir sportinglife.
"Monica Seles adalah salah satu juara terbesar di sejarah WTA Tour. Dia juga menjadi inspirasi serta idola bagi jutaan penggemar di seluruh dunia," kata CEO Sony Ericsson WTA Tour Larry Scott.
"Tidak akan ada seorangpun yang melupakan kegigihan dan tekad menang yang selalu ditunjukkan Monica di lapangan, serta pribadi yang selalu peduli dan hangat yang selalu dibawanya saat berada di luar lapangan," tandas Scott.
Pada musim semi 2003, Seles mengalami cedera kaki berkepanjangan yang membuatnya absen di WTA Tour. Dua tahun kemudian, ia tidak mampu menundukan Martina Navratilova pada dua eksebisi di New Zealand.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.