PERTARUNGAN sengit mewarnai laga lanjutan fase kedua Liga Voli Putra Nasional Vietnam (VDQG) 2026 yang mempertemukan The Cong Tan Cang dengan Ninh Binh pada Kamis 29 Oktober 2026. Pertandingan ini sekaligus menjadi panggung adu ketajaman dua pevoli asal Indonesia, Rivan Nurmulki dan Boy Arnez.
Laga ini memiliki arti penting bagi kedua tim dalam persaingan papan atas klasemen. The Cong membidik hasil positif usai menumbangkan Hanoi 3-1 pada laga sebelumnya, sementara Ninh Binh juga berbekal kepercayaan diri tinggi usai menang telak 3-0 atas Da Nang.
The Cong mengawali pertandingan dengan sangat menjanjikan setelah mengamankan set pertama lewat keunggulan 25-17. Namun, dominasi tim militer tersebut tidak berlangsung lama akibat kebangkitan yang ditunjukkan oleh kubu Ninh Binh pada set berikutnya.
Memasuki set kedua, Boy Arnez tampil menggebrak sebagai motor serangan utama Ninh Binh. Smes-smes keras dan bertenaga dari spiker muda asal Indonesia tersebut berulang kali menembus blok lawan sekaligus melancarkan tekanan hebat ke barisan pertahanan The Cong.
Performa impresif Boy Arnez berhasil membawa Ninh Binh merebut set kedua dengan skor tipis 25-23, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Situasi ini memaksa The Cong untuk segera merombak skema permainan demi meredam momentum lawan.
Merespons gempuran tersebut, Rivan Nurmulki langsung mengambil alih peran penting di lini serang The Cong. Opposite Senior Indonesia ini tampil tenang dan presisi dalam mengeksekusi umpan-umpan krusial pada momen-momen kritis di set ketiga.