Kisah Desak Made Rita, Atlet Panjat Tebing Peraih Medali Emas Back to Back Asian Games

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Kamis 01 Oktober 2026 14:33 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Madet Rita (kiri kedua). (Foto: AINAGOC)
Share :

NAGOYA – Atlet panjat tebing andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses menyumbangkan medali emas di ajang Asian Games 2026. Tampil di Port Messe Nagoya Exhibition Hall 1, Jepang, Desak Made sukses mengamankan podium tertinggi dalam nomor Women's Speed Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada Rabu 30 September 2026.

Dalam partai final yang berlangsung sengit, atlet berusia 25 tahun itu membukukan catatan waktu terbaik 6,062 detik. Torehan tersebut sekaligus mempertajam rekor Asian Games sebelumnya yang juga dipegang oleh dirinya sendiri yakni 6,07 detik.

Kemenangan ini diraih dengan selisih yang sangat tipis, yakni hanya unggul 0,002 detik saja dari pesaing kuatnya asal China, Deng Lijuan, yang mencatatkan waktu 6,064 detik. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh wakil Korea Selatan, Jeong Ji Min, yang finis dengan catatan waktu 6,18 detik.

Keberhasilan Desak di Nagoya memastikan dirinya mencetak prestasi back to back medali emas di ajang Asian Games. Sebelumnya, atlet asal Bali ini juga keluar sebagai yang terbaik dan meraih emas di Asian Games Hangzhou 2022 (yang dihelat pada 2023) pada nomor dan kategori serupa.

Desak Made Rita Kusuma Dewi beraksi di Asian Games 2026 (Foto: NOC Indonesia)

1. Perjuangan Dramatis

Perjalanan Desak menuju tangga juara tidak dilalui dengan mulus tanpa hambatan. Ia sempat mengalami momen blank sesaat setelah menyentuh garis finis karena mengaku tidak tahu siapa yang keluar sebagai pemenang di tengah format kompetisi four-lane yang menuntut konsentrasi tingkat tinggi.

“Masih nge-blank. Saya tidak tahu siapa yang menang. Jadi saya manjat saja, sudah, manjat dengan ikhlas,” terang Desak dikutip dari rilis resmi Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), dikutip Kamis (1/10/2026).

 

Selain format jalur yang berbeda dibanding edisi sebelumnya, tantangan mental juga diuji oleh gangguan sistem timing dan insiden false start. Kondisi tersebut sempat membuat perlombaan tertunda beberapa kali ketika fisik dan pikirannya sudah berada dalam mode siap bertanding.

Desak Made Rita Kusuma Dewi beraksi di Asian Games 2026 (Foto: NOC Indonesia)

2. Penentu Target Kontingen Indonesia

Meski sempat tertinggal di awal perlombaan final, Desak mampu menunjukkan mental juara untuk membalikkan keadaan. Perolehan medali emas ini sekaligus menjadi medali emas keempat bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Tambahan prestasi membanggakan ini memastikan Kontingen Indonesia telah sukses memenuhi target awal dengan mengoleksi total empat keping emas, tujuh perak, dan 20 perunggu. Ke depannya, Desak berharap torehan waktu fantastis ini menjadi batu loncatan penting guna mempersiapkan diri menuju panggung Olimpiade Los Angeles 2028.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya