KISAH Taufik Hidayat menarik untuk diulas. Sebab, ia adalah pebulu tangkis tunggal pertama dan terakhir Indonesia yang sukses back to back juara Asian Games!
Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Asian Games 2026 akan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, 20-29 September. Nomor beregu dan perorangan siap untuk dimainkan.
Tim Bulu Tangkis Indonesia menurunkan kekuatan terbaik. Sebab, mereka ingin menghapus noda buruk setelah pulang tanpa medali apa pun pada edisi 2022. Itu adalah catatan buruk!
Untuk pertama kalinya, Indonesia pulang dari Asian Games tanpa raihan medali di cabor bulu tangkis. Jangankan emas, perunggu saja tidak bisa diambil dari China, tiga tahun lalu.
Ya, Taufik Hidayat menyabet emas Asian Games secara beruntun di sektor tunggal putra pada nomor perorangan. Pada 2002, ia menaklukkan wakil tuan rumah Lee Hyun-il dua gim langsung 15-7 dan 15-9.
Sementara, pada 2006, Taufik menundukkan rival bebuyutannya, Lin Dan! Pebulu tangkis asal Jawa Barat tersebut bisa menang dua gim langsung 21-15 dan 22-20!
Taufik Hidayat langsung menuliskan sejarah. Ia jadi pebulu tangkis tunggal putra pertama Indonesia yang menyabet medali emas Asian Games secara beruntun alias back to back.
Sayangnya, Taufik Hidayat pula pebulu tangkis Indonesia terakhir yang juara Asian Games secara beruntun. Sebelumnya, ada pasangan Minarni/Retno Kustijah pada 1962 dan 1966 serta Ricky Subagja/Rexy Mainaky pada 1994 dan 1998.
Itulah kisah Taufik Hidayat, pebulu tangkis tunggal pertama dan terakhir Indonesia yang sukses back to back juara Asian Games. Patut dinanti apakah prestasi itu bisa diulangi para juniornya atau tidak.
(Wikanto Arungbudoyo)