PUKULAN telak harus diterima oleh tim tenis Indonesia setelah salah satu andalan terbaik Merah Putih, Janice Tjen, dipastikan absen dari ajang Asian Games 2026. Keputusan berat ini terpaksa diambil bukan karena masalah cedera, melainkan akibat benturan jadwal turnamen yang sangat ketat.
Petenis asal Jakarta berusia 24 tahun itu harus mematuhi regulasi ketat dari Women's Tennis Association (WTA) yang mewajibkannya tampil di ajang tingkat tinggi. Penyelenggaraan Asian Games 2026 ternyata berbarengan secara langsung dengan agenda turnamen WTA 1000 wajib di Beijing, China.
Sebagai atlet profesional berperingkat tinggi,yakni menempati posisi nomor 36 dunia, Janice terikat komitmen mutlak untuk mengikuti kalender resmi WTA Tour tersebut. Aturan ini mencakup keharusan tampil di turnamen wajib level 1000 seperti di Indian Wells, Miami, Madrid, hingga Beijing.
Melalui akun Instagram pribadinya, Janice membagikan curahan hatinya mengenai keputusan paling sulit dalam kariernya. Ia mengaku harus mengubur impiannya sementara waktu untuk membela panji Merah Putih di multievent terbesar se-Asia tersebut.
Pihak manajemen dan timnya sebenarnya telah berupaya mengajukan permohonan khusus agar mendapatkan lampu hijau untuk tampil di Asian Games 2026 yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang tersebut. Sayangnya, konfirmasi resmi yang diterima dari pihak WTA menyatakan permohonan pengecualian tersebut ditolak mentah-mentah.
“Setelah banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan sulit bahwa saya tidak bisa tampil di Asian Games tahun ini yang berlangsung bersamaan dengan ajang wajib WTA 1000 di Beijing,” tulis Janice Tjen di media sosial pekan lalu.
“Kami sudah mendapat konfirmasi dari WTA bahwa sayangnya saya belum mendapat pengecualian untuk berlaga di Asian Games,” imbuhnya.