dr. Samuel mengatakan, Marc Marquez harus menjaga lengan kanannya setiap sebelum balapan. Hal ini disebabkan karena otot-otot yang berada di lengan itu tak sekuat sebelum cedera.
"Ia memiliki otot latissimus dorsi yang kuat, tetapi secara mekanis terganggu. Hal yang sama berlaku untuk otot teres major. Namun, masalah utamanya adalah ia kehilangan kekuatan pada otot bisepnya," jelas dr. Samuel.
"Kekuatan lengan itu sangat terbatas, terutama otot bisepnya. Saya kira kekuatannya hanya sekitar 50% dari kapasitas maksimalnya," tambahnya.
Selain terdampak kecelakaan, kekuatan otot-otot tersebut juga berkurang karena berbagai operasi. Dr. Samuel memastikan, Marc Marquez tidak kehilangan fungsi otot meski kekuatannya berkurang.
"Marc tidak kehilangan otot, tetapi otot trisep, latissimus dorsi, teres major, dan pectoralis major telah terpengaruh oleh berbagai operasi," ujar dr. Samuel
“Otot-otot tersebut sedikit mengalami atrofi dan perubahan. Inilah sebabnya mengapa lengan kanannya tidak sekuat lengan kirinya," tutup dr Samuel.
(Ramdani Bur)