PEMBALAP Ducati Lenovo, Marc Marquez, ternyata masih 'dihantui' kecelakaan di MotoGP Mandalika 2025. Dokter bedah Marc Marquez, Dr. Samuel Antuna, mengungkapkan kecelakaan itu menyebabkan lengan kanan Marc Marquez lebih lemah dari lengan kirinya.
Marc Marquez saat ini masih menjadi kandidat juara MotoGP 2026. Pembalap 33 tahun itu telah memenangkan empat dari 13 seri balapan musim ini.
Pencapaian itu membuat Marc Marquez menduduki posisi dua klasemen sementara dengan koleksi 237 poin. Ia hanya tertinggal 19 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing).
Padahal, Marc Marquez sempat absen dari dua seri balapan pada musim ini. The Baby Alien -julukan Marc Marquez- absen karena cedera dan jadwal operasi bahu.
Tekad Marc Marquez terus berjalan kendati kondisi fisik sebenarnya kurang memungkinkan. dr. Samuel Antuna mengungkapkan, Marc Marquez sejatinya masih terdampak kecelakaan di MotoGP Indonesia musim lalu.
Dampak terbesarnya adalah pada lengan kanan Marc Marquez yang disebut lebih lemah dari lengan kirinya. Menurut Dr. Samuel Antuna, kecelakaan di Indonesia telah mengubah Marc Marquez.
"Kekuatan yang bisa ia kerahkan dengan lengan kanannya tidak sebanding dengan lengan kirinya,” kata dr. Samuel Antuna, Okezone mengutip dari Crash, Selasa (8/9/2026).
“Namun, sebelum kecelakaan di Indonesia, kondisinya baik-baik saja. Ia bisa berkendara, tidak merasakan sakit, dan tidak mengeluh tentang apa pun. Jatuh itu mengubah segalanya," sambungnya.
dr. Samuel mengatakan, Marc Marquez harus menjaga lengan kanannya setiap sebelum balapan. Hal ini disebabkan karena otot-otot yang berada di lengan itu tak sekuat sebelum cedera.
"Ia memiliki otot latissimus dorsi yang kuat, tetapi secara mekanis terganggu. Hal yang sama berlaku untuk otot teres major. Namun, masalah utamanya adalah ia kehilangan kekuatan pada otot bisepnya," jelas dr. Samuel.
"Kekuatan lengan itu sangat terbatas, terutama otot bisepnya. Saya kira kekuatannya hanya sekitar 50% dari kapasitas maksimalnya," tambahnya.
Selain terdampak kecelakaan, kekuatan otot-otot tersebut juga berkurang karena berbagai operasi. Dr. Samuel memastikan, Marc Marquez tidak kehilangan fungsi otot meski kekuatannya berkurang.
"Marc tidak kehilangan otot, tetapi otot trisep, latissimus dorsi, teres major, dan pectoralis major telah terpengaruh oleh berbagai operasi," ujar dr. Samuel
“Otot-otot tersebut sedikit mengalami atrofi dan perubahan. Inilah sebabnya mengapa lengan kanannya tidak sekuat lengan kirinya," tutup dr Samuel.
(Ramdani Bur)