MARC Marquez menyebut Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia, sebagai yang terburuk dari sisa sembilan seri di MotoGP 2026. Pembalap tim Ducati Lenovo itu memiliki alasannya tersendiri.
MotoGP 2026 telah menggelar 13 seri hingga pekan lalu. Marquez sukses memenangi MotoGP Aragon 2026 sehingga selisih poinnya mulai mendekati koleksi Jorge Martin di puncak klasemen.
Saat ini, Marquez menempati urutan ketiga dengan 237 poin. Sementara, Martin bertengger di puncak klasemen MotoGP 2026 dengan raihan 256 angka.
Yang menarik, Marquez merasa Sirkuit Mandalika adalah yang terburuk dari sembilan trek itu. Ia punya memori buruk dengan lintasan yang terletak di KEK Mandalika, Lombok, tersebut.
“Per balapan (soal fokus untuk juara dunia). Dalam sejarahnya, Indonesia (Mandalika) adalah yang terburuk (buat saya), karena setiap tahun saya punya memori buruk di sana,” kata Marquez, dikutip dari Crash, Selasa (1/9/2026).
Ya, Sirkuit Mandalika seperti selalu menghadirkan mimpi buruk buat Marquez. Saat balapan perdana pada 2022, The Baby Alien tidak start karena mengalami kecelakaan parah saat sesi pemanasan.
Akibatnya, penyakit diplopia atau gangguan penglihatan gandanya, kambuh. Marquez terpaksa absen di beberapa seri setelah GP Mandalika 2022.
Kemudian, pada 2023, Marquez terjatuh dan gagal finis. Sementara, pada MotoGP 2024, pembalap asal Spanyol tersebut tak menyelesaikan balapan karena motornya terbakar.
Lalu, di MotoGP Mandalika 2025, Marquez mengalami kecelakaan parah hingga menderita cedera bahu dan absen sampai akhir musim. Untungnya, ia menyegel status juara dunia sepekan sebelumnya pada seri Jepang!
(Wikanto Arungbudoyo)