PB PTMSI Tegaskan Peserta IPL Tak Bisa Ikuti Kejurnas

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 29 Agustus 2026 14:24 WIB
PB PTMSI tak akan mengeluarkan rekomendasi apapun (Foto: PB PTMSI)
Share :

JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) menegaskan atlet yang mengikuti Indonesia Pingpong League (IPL) tidak dapat mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) maupun turnamen lain yang berada di bawah naungan PB PTMSI.

Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi mengatakan pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi kepada atlet yang mengikuti kompetisi IPL. Dengan begitu, mereka takkan bisa ikut serta di Kejurnas.

“Kalau yang mengikuti kegiatan IPL tersebut, nanti saya pastikan (tidak bisa ikut). Saya pastikan tidak akan ada rekomendasi apapun,” kata Peter di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026).

1. Tidak Ada Rekomendasi

Adapun IPL saat ini tengah menggelar Grand Final Season 2 2026 di Trans Studio Mall (TSM), Cibubur, Jawa Barat. Event itu digelar pada 26-30 Agustus.

Peter mengatakan penyelenggaraan IPL tersebut tidak mendapatkan rekomendasi dari PB PTMSI. Menurutnya, PB PTMSI tidak menerima pemberitahuan maupun pengajuan kerja sama terkait penyelenggaraan kompetisi tersebut.

“Kami sebagai satu-satunya organisasi tenis meja yang sah di bawah KONI Pusat dan menjadi anggota KONI Pusat, sama sekali tidak diberitahu. Mereka (IPL) juga tidak mengajukan pemberitahuan ataupun melakukan kerja sama dengan kami,” ujar Peter.

 

2. Regulasi

Lebih lanjut, Peter menegaskan PB PTMSI memiliki regulasi terkait penyelenggaraan turnamen dan keikutsertaan atlet. Karena itu, atlet yang tetap mengikuti kompetisi tanpa rekomendasi dapat dikenai sanksi.

“Bagi kami jelas, kami juga memiliki Komisi Disiplin untuk atlet-atlet yang mengikuti kegiatan tersebut,” katanya.

Menurut Peter, sanksi dapat diberikan kepada atlet yang tidak menaati hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB PTMSI. Salah satunya berupa larangan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di bawah naungan PB PTMSI.

“Mungkin ada sanksi yang bisa kami berikan kepada atlet yang tidak taat dan mengikuti hasil Rakernas, misalnya tidak bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di bawah PB PTMSI,” tutup Peter.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya