JAKARTA – Pelari maraton kebanggaan Indonesia, Odekta Naibaho, mengusung misi besar untuk memperbaiki pencapaian prestasinya pada ajang multievent Asian Games 2026 mendatang. Pada edisi sebelumnya di tahun 2023, ia berhasil menyelesaikan lomba maraton putri di peringkat kesepuluh dengan catatan waktu 2 jam 37 menit 51 detik.
Pesta olahraga Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan bergulir pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang di kawasan Aichi dan Nagoya, Jepang, dengan mengerahkan total 432 atlet terbaik dari kontingen Merah Putih.
Odekta Naibaho mengungkapkan bahwa serangkaian program persiapan yang dijalaninya sejauh ini menunjukkan progres yang cukup memuaskan. Ia bertekad untuk terus mematangkan diri secara fisik maupun mental demi mempersembahkan performa terbaik di Negeri Sakura.
"Untuk target (pada Asian Games 2026), saya memberikan yang terbaik, yang pasti," kata Odekta di Jakarta, dikutip Kamis (27/8/2026).
Sejak penampilan impresifnya di Asian Games 2023, grafik performa atlet asal Sumatra Utara ini terus meroket tajam. Pencapaian tertingginya dibuktikan saat ia sukses memecahkan rekor nasional maraton putri Indonesia dalam ajang Gold Coast Marathon 2025 di Queensland, Australia.
Dalam kejuaraan tersebut, Odekta membukukan catatan waktu gemilang 2 jam 31 menit 34 detik. Torehan tersebut resmi mempertajam rekor nasional terdahulu milik legenda atletik Triyaningsih (2 jam 31 menit 39 detik) yang sempat bertahan kokoh selama 14 hingga 15 tahun.
Kendati memiliki catatan waktu yang semakin tajam, Odekta tetap bersikap realistis dalam memandang peta persaingan di level kontinental yang dikenal sangat ketat. Ia menilai bahwa dominasi pelari asal China dan Jepang masih menjadi unggulan terkuat, meski hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan nyalinya.
"Jadi, saya kira kalau target di sana untuk juara kayanya berat, tapi memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujarnya.
(Rivan Nasri Rachman)