JAKARTA – Komitmen nyata dalam menggenjot prestasi olahraga menembak kembali ditunjukkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung bersama Pengkab Perbakin Klungkung. Langkah strategis ini diwujudkan dengan mengirimkan kontingen terbaiknya ke ibu kota.
Sebanyak 9 atlet andalan beserta 1 orang pelatih resmi diberangkatkan untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) menembak antar-Pengprov se-Indonesia yang diselenggarakan di kawasan Senayan, Jakarta.
Keikutsertaan dalam kejuaraan tingkat nasional ini tidak hanya sekadar membawa nama baik Provinsi Bali, tetapi juga menjadi tahapan penting dalam rangkaian pembinaan jangka panjang guna menguji mental bertanding para atlet.
Dukungan penuh secara moral maupun fasilitas, termasuk akomodasi, diberikan langsung oleh Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gede Anom demi memastikan persiapan kontingen berjalan optimal tanpa kendala berarti di lapangan.
Persiapan matang telah ditempuh oleh para atlet setelah sebelumnya hanya memiliki waktu istirahat singkat usai gelaran ajang tingkat regional sebelumnya.
“Kami memberangkatkan 9 atlet dan 1 pelatih. Setelah Porprov sebelumnya, atlet hanya beristirahat sekitar dua minggu sebelum kembali menjalani latihan rutin. Persiapan ini bukan hanya untuk Kejurnas, tetapi juga bagian dari program pembinaan jangka panjang,” ujar I Wayan Pujana selaku Ketua Pengkab Perbakin Klungkung dalam keterangan resminya, Kamis (20/8/2026).
Dalam ajang tingkat nasional tersebut, kontingen Klungkung dijadwalkan turun di sejumlah nomor pertandingan, di antaranya Air Rifle Match 10 meter serta Air Pistol putra dan putri.
Harapan besar disematkan pada nomor Air Pistol putri 10 meter dan 25 meter (pistol api) yang sebelumnya pernah mendulang medali emas bagi kontingen daerah.
Catatan prestasi membanggakan memang telah dikantongi sebelumnya, di mana Klungkung sukses menyabet total 10 medali yang terdiri dari 6 emas, 2 perak, dan 2 perunggu pada ajang Porprov Bali.
Selain berambisi untuk mendulang medali emas di Senayan, keikutsertaan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk membaca peta kekuatan lawan dari berbagai provinsi lain di tanah air.
“Target kami tentu membawa pulang medali. Namun, yang tidak kalah penting adalah membaca peta kekuatan lawan dari provinsi lain. Pengalaman bertanding di atmosfer kompetisi nasional ini akan menjadi modal berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2027 maupun PON mendatang,” kata Pujana.
Hasil evaluasi dari Kejurnas ini nantinya akan dijadikan acuan oleh tim pelatih dalam meramu strategi latihan serta memperkuat mental bertanding para atlet muda.
Dengan sinergi yang kuat antara KONI dan pengurus cabang, regenerasi atlet menembak Klungkung diharapkan terus melahirkan bibit-bibit unggul yang siap mengharumkan nama bangsa di masa depan.
(Rivan Nasri Rachman)