“Tahun ini kurang lebih sama (seperti 2025), perbedaannya Marquez sudah lebih merasa puas. Bukan karena dia tidak ingin menang, tentu saja bukan itu,” tegas Pernat.
“Tapi, dia tidak lagi memiliki api semangat yang dia punya tahun lalu, dia tidak punya 30% tambahan performa itu, tidak selalu,” tutupnya.
Hal itu sungguh terlihat dalam beberapa balapan, seperti di Inggris. Marquez memilih untuk tidak mengambil risiko dan hanya berusaha meraup sebanyak mungkin poin dari Sirkuit Silverstone.
Terdekat, ada balapan MotoGP Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, 28-30 Agustus. Trek yang dinilai lebih cocok dengannya bakal membuat Marquez menggila.
(Wikanto Arungbudoyo)