DAVIDE Brivio angkat bicara mengenai sekat yang dipasang di garasi tim pabrikan Yamaha untuk memisahkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, pada MotoGP 2008. Ia menegaskan, partisi itu bukanlah ide dari salah satu pembalap.
Tim Fiat Yamaha bikin heboh di pertengahan musim MotoGP 2008. Pasalnya, tiba-tiba ada sekat di garasi. Mereka seakan memisahkan Rossi dengan Lorenzo yang memang rivalitasnya cukup panas.
Brivio mengakui, situasinya saat itu cukup tegang dan panas. Kepala pria asal Italia tersebut cukup pusing mengelola dua pembalap yang sama-sama punya ambisi jadi juara dunia.
“Lorenzo langsung naik ke tim pabrikan, seperti (Marc) Marquez, menjadi rekan setim Valentino sejak awal musim. Valentino memakai (ban) Bridgestone dan Lorenzo (memakai ban) Michelin, tetapi mereka ada dalam tim yang sama,” kata Brivio, mengutip dari Motosan, Senin (17/8/2026).
“Mengatur hal itu sungguh bikin sakit kepala. Faktanya, tim benar-benar terbagi dua, ada perpecahan internal karena informasi tidak bisa dibagi-bagi, jadi kami harus benar-benar berhati-hati,” imbuhnya.
Yamaha sebetulnya punya kerja sama dengan Michelin pada tahun itu. Tapi, di tengah jalan, Rossi memutuskan berpindah pemasok ban ke Bridgestone setelah melihat hasil bagus yang ditorehkan oleh pesaing terberatnya, Casey Stoner.