PHILADELPHIA – Petarung asal Rusia, Islam Makhachev sukses mencetak sejarah baru usai memenangkan pertarungan utama di UFC 330 yang digelar di Philadelphia, Amerika Serikat, pada Minggu 16 Agustus 2026. Petarung berusia 34 tahun ini sukses mengamankan sabuk juara kelas welter lewat keputusan juri atas tantangan berat dari Ian Garry.
Hasil positif ini semakin mempertegas status Makhachev sebagai salah satu petarung seni bela diri campuran terhebat sepanjang masa. Pasalnya kemenangan itu tak hanya membuatnya mempertahankan sabuk juara, tetapi juga menjadikannya petarung dengan kemenangan beruntun terbanyak, yakni 17 kali, terbanyak dalam sejarah UFC.
Meskipun demikian, jalan menuju kemenangan sama sekali tidak didapat dengan mudah oleh sang juara.
Sejak bel ronde pertama dibunyikan, Makhachev langsung memegang kendali penuh atas jalannya pertarungan. Ia memaksa lawannya untuk bermain ekstra hati-hati guna menghindari tekanan konstan di dalam arena.
Keunggulan teknik bertarung Makhachev terlihat nyata pada ronde kedua ketika ia mendaratkan tendangan kepala yang sangat keras. Serangan telak tersebut sempat membuat Machado Garry terjatuh ke atas kanvas arena.
Meski sang penantang asal Irlandia mampu bangkit dengan cepat, ritme pertandingan tetap dikuasai oleh sang juara. Makhachev terus melancarkan tekanan lewat kombinasi pukulan serta kombinasi gulat yang membuat lawannya kerepotan.