Kondisi ini membuat keunggulan Yamaha atau pabrikan lain saat ini belum bisa dipastikan ke depannya. Meski demikian, Martin tetap berkomitmen penuh untuk mengakhiri musim bersama Aprilia dengan hasil terbaik. Ia meyakini bahwa timnya tetap memberikan dukungan maksimal meskipun mereka tahu bahwa ia akan segera berseragam pabrikan lain.
"Ini akan menjadi lapangan yang seimbang. Saya percaya pada Fabiano (Sterlacchini, direktur teknis). Saya melihat dia memberikan segalanya untuk membantu saya berkembang," sambung Martin.
Martin menjelaskan bahwa sejak awal tahun, Fabiano telah memberikan perhatian khusus untuk membangkitkan bakat terbaiknya. Ia merasa dukungan tersebut membuahkan hasil hingga dirinya mampu memimpin perburuan gelar juara dunia tahun ini.
Saat ini, Martin meninggalkan MotoGP Inggris 2026 dengan keunggulan 31 poin dari pesaing terdekatnya, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing). Dengan dukungan yang masih mengalir dari pihak Aprilia, ia bertekad untuk terus tampil maksimal hingga hari terakhirnya bersama tim pabrikan Italia tersebut sebelum memulai lembaran baru di Yamaha.
(Rivan Nasri Rachman)