"Jika Tyson datang dalam kondisi yang tepat dan mampu menghindari pukulan-pukulan itu, ini akan menjadi pertarungan yang menarik. Joshua adalah pemukul yang cepat. Kita lihat saja nanti," ujar Mike Tyson, melansir dari Give Me Sport, Jumat (14/8/2026).
Setelah berpikir sejenak, 'Iron Mike' akhirnya menjatuhkan pilihan akhir dan menyebutkan nama petinju yang dijulikannya sebagai jagoan, yakni Tyson Fury. Pilihan tersebut didasarkan pada kedekatan emosional dan keyakinannya terhadap kapasitas Fury.
"Saya mencintai Tyson Fury. Saya tidak akan pernah bisa berpihak melawan dia. Saya tidak akan pernah melawan dia, tidak peduli siapa lawannya," tutup Mike Tyson.
Meskipun Joshua tetap menyimpan ancaman berbahaya lewat kecepatan pukulannya, dukungan penuh dari Mike Tyson membuktikan bahwa Fury masih diunggulkan. Duel akbar di New York nanti dipastikan menjadi panggung pembuktian bagi siapa yang paling siap menutup karier mereka di jalur kemenangan.
(Rivan Nasri Rachman)