KISAH malang dialami Jorge Lorenzo. Pasalnya, pembalap top MotoGP tersebut gagal mencuri ilmu dari Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Rossi dan Marquez adalah dua pengoleksi gelar terbanyak di kelas MotoGP dengan masing-masing tujuh gelar. Wajar bila rekan setim atau sejawatnya selalu berusaha mencuri ilmu atau teknik dari mereka.
Lorenzo, misalnya, meski punya reputasi tiga kali juara dunia MotoGP, tetap berusaha menjiplak teknik Marquez. Ia begitu kagum dengan kemampuan The Baby Alien menikung ke kiri.
“Di tikungan-tikungan ke arah kiri, dia melakukan hal-hal yang coba saya tiru. Benar saya mencoba menirunya dengan motor yang saya tidak sukai, dan saya tidak pernah bugar 100 persen,” aku Lorenzo, dinukil dari Motosan, Sabtu (1/8/2026).
“Benar saya coba meniru caranya dengan menggunakan rem depan atau menghentikan motor dengan pengereman yang sedikit dan menggeser ban seperti itu di tikungan-tikungan ke arah kiri. Dan, buat saya, itu mustahil, setidaknya dalam jangka pendek, untuk meniru skill tersebut,” tukas Lorenzo.
Tak hanya Marquez, pria yang kini berusia 39 tahun tersebut coba menjiplak teknik mengerem Rossi. Tapi, tubuhnya yang lebih kecil dari The Doctor, membuat Lorenzo harus legowo gagal meniru si orang Italia.
“Saya mencoba belajar beberapa hal darinya. Ada beberapa yang mustahil, contohnya ketika melaju kencang di gigi enam, sebelum benar-benar menutup gas, dia akan sedikit memencet rem depan. Dia akan mengurangi putaran gas hingga 5%, tetapi sudah lebih dulu memencet rem depan,” aku Lorenzo.
“Ketika saya mencobanya, saya melihat itu tidak mungkin dilakukan (oleh saya) dari segi fisik karena dia memiliki tangan yang lebih besar, jadi dia lebih mudah menjangkau tuas rem,” tandasnya.
Itulah kisah malang Jorge Lorenzo, pembalap top MotoGP yang gagal curi ilmu dari Valentino Rossi dan Marc Marquez. Walau begitu, ketiganya dianggap sebagai yang terbaik di generasi saat ini.
(Wikanto Arungbudoyo)