Bikin Bangga! Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026

Ramdani Bur, Jurnalis
Kamis 30 Juli 2026 08:45 WIB
Indonesia juara umum World Cup Woodball Championship 2026. (Foto: NOC Indonesia)
Share :

INDONESIA kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama woodball dunia. Tim Merah Putih keluar sebagai Juara Umum 10th World Cup Woodball Championship 2026 kategori umum (senior) yang berlangsung di Perlis, Malaysia, setelah mengoleksi 4 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Tak hanya berjaya di level senior, Tim Indonesia juga mencuri perhatian pada kategori youth. Meski hanya diperkuat dua atlet, Indonesia mampu merebut 1 medali emas dari total tujuh nomor yang dipertandingkan. Hasil tersebut mengantarkan Tim Indonesia finis di peringkat keempat klasemen youth, di bawah Chinese Taipei, Malaysia, dan Hong Kong China yang datang dengan jumlah atlet jauh lebih banyak.

Momen atlet woodball Indonesia berdiri di podium. (Foto: NOC Indonesia)

1. Bukti Atlet Indonesia Bisa Bersaing di Level Dunia

Prestasi ini menjadi bukti kualitas atlet Tim Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dunia, bahkan dengan kekuatan yang lebih kecil dibanding negara-negara pesaing.

Empat medali emas Tim Indonesia di kategori senior diraih dari nomor Fairway Men's Team, Fairway Women's Doubles, Fairway Women's Individual, dan Stroke Women's Team. Dua medali perak dipersembahkan dari Fairway Women's Team dan Stroke Women's Individual, sementara satu medali perunggu diraih melalui Stroke Women's Doubles.

Sementara itu, tambahan satu medali emas di kategori youth menjadi penegas keberhasilan regenerasi atlet woodball Indonesia. Di tengah dominasi negara-negara yang menurunkan skuad youth dalam jumlah besar, Tim Indonesia mampu memaksimalkan peluang dan membuktikan kualitas pembinaannya.

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia.

 

"Hasil ini menjadi bukti Indonesia merupakan salah satu kekuatan utama woodball dunia. Menjadi juara umum di World Cup tentu bukan hal yang mudah karena kami menghadapi negara-negara terbaik. Yang lebih membanggakan, atlet-atlet muda kita juga mampu mempersembahkan medali emas meski hanya berangkat dengan dua atlet. Ini menunjukkan kualitas pembinaan yang kita miliki,” ujar Aang.

Menurut Aang, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di berbagai kejuaraan internasional sekaligus memperkuat regenerasi atlet.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pemerintah, serta seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan dukungan. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membawa Merah Putih berkibar di panggung dunia,” sebutnya.

Pada klasemen akhir kategori senior, Tim Indonesia memuncaki perolehan medali dengan 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, mengungguli Malaysia (2 emas, 7 perak, 1 perunggu) dan Chinese Taipei (2 emas, 1 perak, 4 perunggu). Dominasi tersebut sekaligus menegaskan konsistensi Indonesia sebagai salah satu negara paling kompetitif dalam perkembangan olahraga woodball internasional.

Keberhasilan di Perlis, Malaysia menjadi pencapaian penting bagi IWbA dalam menjaga tradisi prestasi di level dunia sekaligus memperlihatkan bahwa kekuatan woodball Indonesia yang diperkuat generasi muda yang siap melanjutkan estafet prestasi di masa depan. Selanjutnya, Indonesia akan kembali menjadi sorotan sebagai tuan rumah 8th Aice Indonesia Open 2026 di Lapangan Cricket Udayana, Bali, pada 18–23 Agustus 2026, yang diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan tren prestasi atlet sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan olahraga woodball di dunia.

Woodball Indonesia didukung Aice, Mills dan Kings Travel disetiap kegiatan yang diikuti maupun diselenggarakan. Dukungan ini menjadi motivasi tersendiri bagi atlet untuk terus memberikan prestasi terbaik buat Merah Putih.

2. Daftar Perolehan Medali Tim Indonesia

Medali Emas

Stroke Competition Men Single – Moh. Habibullah

Fairway Competition Men Double – Moh. Habibullah/Ahmad Yopi Solpianda

Fairway Competition Women Double - Bibit Setyaningati/Ika Yulianingsih

Fairway Competition Men's Team - Eka Candra Aprilyanto, Moh Habibullah, Fachri Husaini, I Gede Prabawa Mapet Darma Nugraha, Erif Nurachmad Satrio Mulya, dan Ahmad Yopi Solpianda.

Youth Competition Double - Zukhfura Jasminne Verinda/Leandra Aliyyah Dahayu

Medali Perak

Stroke Competition Women Single – Ika Yulianingsih

Fairway Competition Women Double - Nur’izza Nova Mindayati /June C Ardiningrum

Medali Perunggu

Stroke Competition Women Team – Laily Aprilya Maulidiana, Nur’izza Nova Mindayati, June C Ardiningrum, Dwi Tiga Putri, Ika Yulianingsih, Bibit Setyaningsih

3. Klasemen Akhir Perolehan Medali

1.            Indonesia -  4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu,

2.            Malaysia - 2 emas, 7 perak, 1 perunggu

3.            Chinese Taipei - 2 emas, 1 perak, 4 perunggu

4.            Thailand - 2 emas, 1 perak, 2 perunggu

5.            Uganda -  2 emas, 1 perunggu

6.            Hongkong - 1 emas, 1 perak, 6 perunggu

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya