Sepanjang sembilan kali keikutsertaannya di All England, Taufik Hidayat memang tak pernah sekalipun mencicipi gelar juara. Peter Gade menjadi salah satu batu sandungan terbesar yang berulang kali mengubur impian Taufik di turnamen tersebut.
Pertemuan pertama mereka di All England terjadi pada partai final edisi 1999. Kala itu, Taufik yang baru berusia 17 tahun dan melakoni laga debutnya harus menyerah lewat pertarungan rubber game ketat dengan skor 11-15, 15-7, dan 10-15.
Dominasi Gade berlanjut di babak semifinal All England 2004, di mana ia kembali memaksa Taufik mengubur mimpinya. Momen kelam bagi Taufik kembali terulang untuk ketiga kalinya pada perempat final All England 2010, saat Gade lagi-lagi menghentikannya lewat laga rubber game.
Ketiga kemenangan tersebut menjadikan Peter Gade sebagai penakluk utama Taufik di panggung All England. Berbeda dengan Taufik, Peter Gade sendiri sukses mengoleksi tiga gelar juara sepanjang keikutsertaannya di turnamen paling prestisius tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)