Ada Peran Pelatih Indonesia Irwansyah di Balik Keberhasilan PV Sindhu Akhiri Puasa Gelar Hampir 2 Tahun

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Senin 20 Juli 2026 15:22 WIB
Pusarla V Sindhu bersama pelatih Irwansyah usai juara Japan Open 2026. (Foto: Instagram/pvsindhu)
Share :

TOKYO — Dahaga gelar juara yang dialami tunggal putri India, Pusarla Venkata (PV) Sindhu, akhirnya terhenti secara emosional pada babak final Japan Open 2026, Minggu 19 Juli 2026. Menariknya, ada peran pelatih asal Indonesia, Irwansyah, yang membantu Sindhu merebut lagi gelar juara usai puasa selama hampir dua tahun.

Sindhu berhasil menyabet gelar juara di turnamen super 750 tersebut usai menundukkan wakil tuan rumah, Akane Yamaguchi, lewat permainan lurus dua gim langsung 21-17, 21-17 di Tokyo Metropolitan Gymnasium. Kemenangan di Japan Open 2026 ini menjadi trofi pertama Sindhu sejak terakhir kali naik podium tertinggi di Syed Modi International pada Desember 2024.

Pencapaian manis ini sekaligus mengukir sejarah baru, menjadikan Sindhu sebagai pebulu tangkis tunggal putri India pertama yang sukses menjuarai Japan Open. Namun, di balik selebrasi dan air mata haru pebulu tangkis berusia 31 tahun tersebut, ada peran vital pelatih asal Indonesia, Irwansyah Adi Pratama.

Kehadiran Irwansyah di jajaran kepelatihan sejak 2025 terbukti menjadi pembeda utama dalam mengembalikan performa agresif yang sempat hilang dari gaya bermain Sindhu.

1. Pesan Sederhana Irwansyah

Laga final menundukkan Yamaguchi, berjalan penuh tekanan tinggi. Di tengah ketegangan lapangan, instruksi dan ketenangan yang ditiupkan Irwansyah dari pinggir lapangan menjadi kunci utama Sindhu untuk tetap melangkah stabil hingga akhir laga.

PV Sindhu bersama Irwansyah. (Foto: Instagram/pvsindhu)

"Pelatih saya terus mengatakan kepada saya, ‘Tidak apa-apa, fokus saja pada poin berikutnya.’ Jadi, saya melupakan apa yang telah terjadi dan fokus pada poin berikutnya. Menurut saya, itulah yang menjadi pembeda,” ujar Sindhu mengutip dari India Today, Senin (20/7/2026).

Berkat arahan tersebut, pemain peringkat 10 dunia ini mampu mengontrol permainannya secara disiplin. Sindhu tidak hanya mengandalkan smes tajam, tetapi juga berhasil meminimalkan kesalahan sendiri serta meningkatkan kualitas pergerakannya dalam menghadapi reli-reli panjang.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya