JAKARTA – Sektor ganda campuran Indonesia resmi kedatangan amunisi baru yang sangat mengejutkan melalui kombinasi Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu. Menatap babak baru dalam karier mereka, pasangan debutan ini menegaskan enggan sekadar menjadi pelengkap atau penggembira di atas lapangan, melainkan siap bertarung demi mendulang berbagai prestasi prestisius.
Duet Dejan/Apri menjadi kejutan baru di sektor ganda campuran. Sebab, sebagaimana diketahui, Apriyani merupakan pemain spesialis ganda putri dan kini dialihkan ke sektor ganda campuran.
Sebelum diduetkan, Dejan berpasangan dengan Bernadine Anindya Wardana dengan peringkat 28 dunia. Sementara Apriyani yang didatangkan dari ganda putri, terakhir kali berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari.
Apriyani menegaskan kepindahannya ke sektor ganda campuran bukan hanya sekadar penggembira saja. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu ingin memiliki pencapaian yang terarah untuk menjalani peran barunya di ganda campuran.
"Ekspektasi saya, saya dipindahkan di ganda campuran ini kan bukan semata-mata hanya dipindahin saja. Saya juga harus punya target sendiri dan memang tahun ini harus saya kejar-kejar banget sih kita punya poin, maksudnya untuk rankingnya ya," kata Apriyani kepada awak media di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Senin (13/7/2026).
"Jadi ada hal-hal yang memang saya harus kejar. Maksudnya enggak kosong saja sih selama saya di ganda campuran ini, saya jalan tidak kosong gitu. Saya punya target dan saya punya tujuan," lanjutnya.
Sebagai pemain yang sarat pengalaman di level tertinggi ganda putri, Apriyani membawa mentalitas juara ke sektor barunya ini. Fokus utamanya dalam waktu dekat adalah bekerja ekstra keras bersama Dejan untuk sesegera mungkin mendongkrak peringkat dunia mereka agar bisa menembus turnamen-turnamen elite.
Sementara itu, Dejan yang lebih lama di ganda campuran berharap duetnya dengan Apriyani bisa menjadi pasangan yang bertahan lama dan menghasilkan prestasi. Pasalnya, dalam satu setengah hingga dua tahun terakhir di Pelatnas PBSI, ia sudah beberapa kali berganti pasangan.
"Ya berarti saya itu mau dua tahun lah, satu tahun setengah di Pelatnas memang tiga kali ganti pasangan. Jadi ya saya harap memang maksudnya sekarang hasilnya bagus, tujuannya ada, dan memang maksudnya saya juga ke sini kan memang untuk cari prestasi ya," ujar Dejan.
Bagi Dejan, kehadiran Apriyani diharapkan menjadi jawaban atas pencarian partner tetapnya yang ideal setelah sempat berganti pasangan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu singkat di Pelatnas. Ia sangat optimistis pengalaman matang yang dimiliki Apriyani akan menjadi modal berharga untuk merintis kesuksesan dari bawah.
"Jadi semoga dengan partner yang sekarang ini, bisa jadi hasilnya lebih baik gitu dari sebelum-sebelumnya. Memang saya punya tujuan sesuatu, semoga memang itu juga jalannya untuk menuju sesuatu itu. Ya kita mulai lagi dari awal, mulai lagi dari nol-nol. Lagi, lagi, lagi, lagi," imbuh Dejan.
Terdekat, Dejan/Apriyani akan menjalani debut di Taipei Open 2026. Turnamen berlevel Super 300 itu akan berlangsung di Taipei pada 28 Juli-2 Agustus 2026.
(Rivan Nasri Rachman)