Walau begitu, Tardozzi akan tetap mengingat jasa-jasa Bagnaia buat Ducati. Hubungan pertemanan yang sudah terjalin akan dipertahankan meski tak lagi bersama secara profesional.
“Pada akhirnya, kami akan selalu menaruhnya di hati kami, bukan hanya hasil yang dia bawa untuk kami, 31 kemenangan, 63 podium, yang terbanyak untuk Ducati, (tapi), dia adalah teman,” tukas Tardozzi.
“Dia tidak hanya jadi pembalap yang bagus untuk Ducati, atau pembalap berbakat untuk Ducati. Dia adalah teman yang sangat baik dan akan terus begitu untuk Ducati,” tandasnya.
Bagi Bagnaia, bergabung dengan Aprilia juga akan menjadi awalan baru. Kariernya di MotoGP selama ini, sejak promosi pada 2019, selalu dihabiskan dengan bendera Ducati Corse.
(Wikanto Arungbudoyo)