Tardozzi menegaskan pihak internal Ducati sama sekali tidak pernah meragukan loyalitas dan kondisi fisik Marquez, karena sang pembalap selalu bersikap transparan mengenai perkembangan medisnya bersama tim dokter papan atas di Madrid.
Menghadapi tantangan mengelola dua pembalap ego besar dalam dua musim ke depan, Tardozzi mengaku sangat siap dan antusias.
"Saya sudah terbiasa mengelola dua juara hebat, karena sebelumnya ada Pecco (Bagnaia) yang merupakan salah satu dari mereka. Jadi, kami sudah terbiasa dengan situasi ini dan kami sangat, sangat bahagia memiliki tim yang super kuat untuk dua tahun ke depan,” tutup Tardozzi.
(Rivan Nasri Rachman)