BRNO - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, meminta maaf karena telah memukul marshal (petugas balap) saat MotoGP Ceko 2026. Akibat perbuatannya itu, ia dilarang mengikuti balapan GP Ceko 2026.
Pembalap Aprilia itu terjatuh di tahap akhir balapan sprint pada Sabtu di Sirkuit Brno. Saat itu, ia berada di posisi lima besar. Ia kehilangan posisi penting di klasemen dari rekan setimnya, Jorge Martin.
Beberapa jam setelah balapan berakhir, rekaman mulai muncul dari kejadian setelah kecelakaan. Dalam video rekaman itu, Marco Bezzecchi tampak memukul seorang petugas balap saat mereka sedang mengangkat motornya yang rusak.
Penyebab kemarahan Bezzecchi berasal dari suara mesin motornya yang meraung saat pertama kali diangkat dari tanah. Pembalap Italia itu awalnya mendorong wajah seorang petugas balap lalu menamparnya.
Para steward FIM MotoGP memutuskan untuk menskors Bezzecchi dari sisa akhir pekan Grand Prix Ceko. Akibatnya, ia tak dapat mengikuti balapan GP Ceko 2026.
Aprilia mengajukan banding atas penalti tersebut, tetapi ditolak oleh para steward. Aprilia kemudian menerima penalti tersebut dan tidak akan mengangkat masalah ini lebih lanjut.
Bezzecchi kini telah meminta maaf dalam sebuah pernyataan yang diunggah ke media sosialnya.
“Saya ingin meminta maaf kepada seluruh komunitas MotoGP atas perilaku saya terhadap marshal di pinggir lintasan,” bunyi pernyataan tersebut, melansir Crash, Senin (22/6/2026).
“Saya juga menyesal karena saya tahu betapa banyak usaha dan pengorbanan yang dilakukan para marshal untuk menjaga keselamatan kita," katanya.
Ia pun menyesali perbuatannya itu. Ia juga meminta maaf kepada seluruh pihak, termasuk tim dan penggemarnya.
“Saya meminta maaf kepada semua orang, Aprilia Racing, dan semua penggemar saya,” tutur Bezzechi.
Diketahui, balapan GP Ceko 2026 dimenangi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. Dengan kemenangan ini, Marc Marquez berjarak 40 poin dari Bezzechi, yang kini memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 180 poin.
(Erha Aprili Ramadhoni)