Jadwal Siaran Langsung Wakil Indonesia di 16 Besar Indonesia Open 2026: 11 Wakil Siap Tempur!

Cikal Bintang, Jurnalis
Kamis 04 Juni 2026 06:09 WIB
Jonatan Christie siap tempur di 16 besar Indonesia Open 2026. (Foto; Humas PP PBSI)
Share :

JADWAL siaran langsung wakil Indonesia di 16 besar Indonesia Open 2026 sudah dirilis. Sebanyak 11 wakil Indonesia akan bertarung di babak 16 besar Indonesia Open 2026 yang dimulai pukul 09.00 WIB.

Salah satu duel panas mempertemukan dua wakil Indonesia, yakni Alwi Farhan dan Jonatan Christie. Duel pebulu tangkis ini diprediksi digelar sekira pukul 17.20 WIB. Laga-laga panas dari lanjutan Indonesia Open 2026 dapat Anda Saksikan di iNews dan RCTI hari ini mulai pukul 09.00 WIB.

1. Jadwal Wakil Indonesia di 16 Besar Indonesia Open 2026 (Mulai Pukul 09.00 WIB)

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (Lapangan 1)

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (Lapangan 2)

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Francesca Corbett/Jennie Gai (Lapangan 1)

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu (Lapangan 2)

Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam (Lapangan 1)

Putri Kusuma Wardani vs Michelle Li (Lapangan 1)

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Huang Di/Liu (Lapangan 1)

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Lapangan 2)

Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Lapangan 2)

Jonatan Christie vs Alwi Farhan (Lapangan 2)

2. Perjuangan Keras Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di 32 Besar

Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, melangkah ke babak 16 besar Indonesia Open 2026. Mereka menyingkirkan wakil Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, dalam dua gim langsung 21-9 dan 21-13 di Istora Senayan, Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026.

Raymond/Joaquin tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka mampu mengontrol jalannya laga dan tidak memberi kesempatan lawan mengembangkan permainan.

Kemenangan ini juga menjadi ajang balas dendam bagi pasangan muda Indonesia tersebut. Pada pertemuan sebelumnya tahun lalu, Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan Kakeru/Hiroki dalam pertandingan tiga gim.

Raymond Indra mengatakan keberhasilan kali ini merupakan hasil dari proses evaluasi yang dilakukan setelah kekalahan sebelumnya. Dia menilai pembelajaran dari pertandingan terdahulu sangat membantu meningkatkan performa mereka.

 

"Kita selalu belajar. Kami mengevaluasi apa saja yang masih kurang dari pertandingan sebelumnya, lalu mengantisipasi hal-hal yang perlu dilakukan pada pertandingan berikutnya," kata Raymond Indra dalam konferensi pers pascalaga, Rabu 3 Juni 2026.

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin siap berprestasi di Indonesia Open 2026. (Foto: PBSI)

Sementara itu, Joaquin menilai kesiapan dan kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan menjadi faktor penting dalam kemenangan mereka. Menurutnya, setiap arena memiliki karakteristik berbeda yang harus cepat dipahami pemain.

"Setiap arena memiliki kondisi angin dan pencahayaan yang berbeda. Dalam setiap pertandingan kedua pasangan sama-sama memiliki peluang untuk menang, tetapi puji Tuhan kami bisa bermain lebih siap dibanding mereka. Mereka pasangan muda yang memiliki kualitas serangan yang baik, tetapi hari ini kami lebih siap," ujar Joaquin.

Atmosfer Istora yang dipenuhi penonton juga memberikan suntikan motivasi tambahan bagi Raymond/Joaquin. Dukungan suporter membuat mereka semakin bersemangat untuk tampil maksimal di lapangan.

"Hari ini pertandingan berjalan lancar. Kami bermain habis-habisan tanpa gangguan. Menurut saya pertandingan ini luar biasa. Penontonnya hampir memenuhi arena dan suara dukungan mereka membuat saya semakin bersemangat," tutur Joaquin.

Raymond/Joaquin kini menjadi salah satu wakil ganda putra Indonesia yang masih bertahan di Indonesia Open 2026. Meski demikian, Joaquin menegaskan situasi tersebut tidak menambah tekanan bagi mereka.

Joaquin menilai tersingkirnya sejumlah ganda putra Indonesia justru menjadi motivasi tambahan. Dia dan Raymond ingin menunjukkan bahwa sektor ganda putra Indonesia tetap memiliki daya saing di level dunia.

"Saya dan Raymond ingin membuktikan bahwa ganda putra Indonesia masih bisa bersaing. Persaingan di dunia sekarang sangat ketat. Dari peringkat satu hingga peringkat bawah, semua memiliki kesempatan yang sama untuk menang," lanjut Joaquin.

Menatap babak 16 besar, pasangan muda Indonesia itu memilih fokus pada persiapan sendiri. Mereka tidak ingin terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi berikutnya.

"Siapa pun lawannya tidak masalah. Yang terpenting adalah kami sendiri harus siap," tutup Joaquin.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya