FABIO Quartararo angkat bicara mengenai kegagalan Francesco Bagnaia bergabung dengan tim pabrikan Yamaha di MotoGP 2027. Ia memastikan tidak memberi tahu rivalnya itu apapun mengenai timnya saat ini.
Bursa transfer pembalap MotoGP sempat memanas di awal musim ini. Sejumlah nama besar disebut akan hengkang dan berganti pabrikan memasuki Kejuaraan Dunia 2027.
Quartararo misalnya, dilaporkan akan hengkang ke tim pabrikan Honda. El Diablo diklaim sudah gerah dengan lambatnya progress yang dibuat Yamaha dalam beberapa musim terakhir.
Kepergian Quartararo membuat Yamaha harus mencari pengganti. Pabrikan asal Jepang itu sempat mendekati Bagnaia. Bahkan, rumor menyebut, Pecco 90% akan pindah ke tim tersebut.
Kuat dugaan, perubahan sikap dari Bagnaia itu gara-gara Quartararo. Apalagi, keduanya kerap kedapatan berbincang di sela-sela balapan. Plus, pria asal Prancis itu rajin mengkritik timnya.
Opini-opini itu membuat Quartararo semakin sebal. Juara dunia MotoGP 2021 tersebut memastikan, kegagalan Bagnaia pindah ke Yamaha bukan karenya dirinya.
“Bukan (karena saya). Saya bicara dengan Bagnaia, tetapi itu lebih seperti seorang pembalap dari pabrikan lain meminta saran tentang masa depannya. Tidak masuk akal,” sergah Quartararo, dikutip dari Motosan, Kamis (4/6/2026).
“Itu tidak benar, karena orang-orang bicara hal-hal tanpa mengetahui faktanya, dan mereka pikir Bagnaia tidak ke Yamaha gara-gara saya, dan itu tidak benar,” tandas pembalap bernomor motor 20 itu.
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi apapun terkait kepindahan seorang pembalap ke tim lain. Tim dan pabrikan tampak saling menunggu satu sama lain sampai pertengahan musim MotoGP 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)