MISANO – Menjelang balapan kandangnya di MotoGP Italia 2026 pada 29-31 Mei 2026, Francesco Bagnaia langsung menebar ancaman. Pembalap tim Ducati Lenovo tersebut berhasil mematahkan kekhawatiran publik terkait kondisi fisiknya setelah sempat terlibat dalam kecelakaan hebat bersama Johann Zarco di seri Catalunya lalu.
Alih-alih terlihat kesakitan akibat cedera pergelangan tangan yang sempat dikhawatirkan, Pecco –sapaan akrab Bagnaia– justru tampil menggila dalam sesi latihan privat di Sirkuit Misano. Menunggangi motor komersial Ducati Panigale V4S, pembalap asal Italia ini sukses mempertajam rekor waktu pribadinya sekaligus membuktikan bahwa dirinya berada dalam kondisi siap tempur untuk balapan di Mugello.
Sesi latihan di Misano tersebut bukan sekadar latihan biasa, melainkan agenda track day yang dihadiri oleh para anggota VR46 Academy lainnya seperti Marco Bezzecchi, Luca Marini, Franco Morbidelli, hingga sang mentor legendaris, Valentino Rossi. Di tengah kepungan para pembalap top tersebut, Bagnaia berhasil mencuri perhatian terbesar.
Melalui unggahan foto di media sosial yang memperlihatkan dasbor motornya, Bagnaia memamerkan catatan waktu putaran terbaiknya yang menyentuh angka 1 menit 34,70 detik. Catatan waktu yang luar biasa untuk ukuran motor massal ini langsung mengundang decak kagum dari berbagai pihak di paddock, termasuk pembalap Ducati WorldSBK, Sam Lowes, yang ikut terkesima melihat kegilaan performa Pecco.
Kedahsyatan catatan waktu Bagnaia di atas Panigale V4S semakin terasa mencengangkan jika dikomparasikan dengan motor spesifikasi balap murni. Angka 1 menit 34,70 detik tersebut tercatat hanya lebih lambat 3,41 detik dari rekor lap balapan MotoGP terbaik di GP San Marino tahun lalu yang dicetak oleh rekan setimnya, Marc Marquez.