PEMBALAP kebanggaan Indonesia Veda Ega Pratama akan bertanding kembali di Moto3 Catalunya 2026.
Duel dua pembalap muda berbakat Asia akan kembali memanas. Menjelang seri keenam Moto3 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, statistik berbicara jelas: Veda Ega Pratama jauh meninggalkan rekan sesama rookie ASEAN-nya, Hakim Danish Ramli.
Pembalap 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta ini bukan sekadar lebih unggul di klasemen umum, ia juga punya rekam jejak lebih baik secara head-to-head di Sirkuit Catalunya itu sendiri.
Fakta-fakta ini semakin memperkuat posisi Veda Ega sebagai kandidat terkuat podium dari wakil Asia di akhir pekan ini.
Sirkuit Catalunya bukan tempat asing bagi keduanya. Ega dan Danish sama-sama pernah berlaga di sini dalam Kejuaraan Dunia FIM Junior GP 2025.
Dari dua race yang digelar, Veda mengoleksi total 18 poin (P6 di race pertama, P8 di race kedua), sementara Hakim Danish meraih 17 poin (P9 di race pertama, P6 di race kedua).
Selisihnya memang tipis namun, Veda tetap lebih unggul. Perlu dicatat, Hakim Danish sebenarnya punya pengalaman lebih panjang di Catalunya, ia juga turun di FIM Junior GP 2024 dan European Talent Cup 2021–2023 di trek yang sama.
Namun jam terbang lebih banyak tidak serta-merta berbanding lurus dengan hasil akhir, dan Veda Ega sudah membuktikannya.
Performa Veda Ega Pratama musim ini tampil sangat menjanjikan. Pembalap muda Indonesia itu kini menempati posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 50 poin.
Jumlah tersebut membuat Veda hanya terpaut dua angka dari Valentin Perrone di posisi kedua, serta berjarak tiga poin saja dari Alvaro Carpe yang menghuni peringkat ketiga. Sementara itu, rivalnya, Hakim Danish, masih berada di posisi ke-15 klasemen dengan raihan 18 poin.