LE MANS – Sirkuit Bugatti, Le Mans, menjadi saksi bisu lahirnya tinta emas dalam sejarah MotoGP pada Minggu 10 Mei 2026 malam WIB. Seri kelima musim 2026 ini tidak hanya menyajikan balapan penuh drama, tetapi juga mengukir dua pencapaian monumental bagi rider Aprilia Racing, Jorge Martin dan pembalap muda Jepang milik Trackhouse Aprilia, Ai Ogura.
Jorge Martin yang memulai balapan di luar baris depan berhasil keluar sebagai pemenang setelah melalui perjuangan tak kenal lelah. Kemenangan ini menjadi sejarah besar bagi sang pembalap, karena untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Aprilia Racing pada musim 2025, pembalap berjuluk Martinator itu akhirnya sukses berdiri di podium tertinggi.
Awal balapan sebenarnya menjadi panggung bagi rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. Meski sempat melorot ke posisi kelima saat start, pembalap yang akrab disapa Pecco itu perlahan bangkit.
Memasuki lap keenam, Bagnaia mulai menunjukkan tajinya dengan menyalip Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) untuk posisi ketiga, dan tak lama kemudian menggusur Pedro Acosta (Red Bull KTM) dari urutan kedua. Namun, saat sedang memberikan tekanan hebat kepada Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) yang memimpin di depan, petaka menghampiri Bagnaia pada lap ke-16.
Pecco kehilangan kendali motornya di Tikungan 3 dan tersungkur di gravel. Kegagalan finis Bagnaia melengkapi akhir pekan kelam Ducati Lenovo, mengingat Marc Marquez juga sudah absen lebih dulu akibat cedera saat sesi Sprint Race.
Keluarnya Bagnaia menjadi pintu masuk bagi Jorge Martin untuk mendominasi. Setelah naik ke posisi kedua usai melewati Acosta, duo Aprilia Racing mulai menjauh dari kejaran para rival.