Kehidupan Ye Zhaoying berubah drastis pasca-pensiun, terutama setelah ia menikah dengan legenda sepak bola China, Hao Haidong, pada 2019. Pada peringatan ke-31 tragedi Tiananmen tahun 2020, pasangan ini secara mengejutkan merilis video yang menyerukan penggulingan Partai Komunis China. Dampaknya instan dan destruktif, eksistensi mereka dihapus sepenuhnya dari ranah digital China, mulai dari akun Weibo hingga profil olahraga di situs Baidu dan Tencent.
Kini, mantan ratu bulu tangkis dunia itu harus menjalani hidup dalam pengasingan di Malaga, Spanyol. Hubungan dengan keluarga dan teman-teman lamanya terputus, bahkan ia diblokir oleh mantan rekan setimnya di platform komunikasi.
Menanggapi keberanian Ye, Kedutaan Besar China di Denmark hanya mengeluarkan pernyataan singkat bahwa Ye adalah sosok anti-China yang pernyataannya tidak layak untuk ditanggapi.
(Rivan Nasri Rachman)