JEREZ – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, secara jantan mengakui insiden crash di MotoGP Spanyol 2026 yang menimpanya bukan disebabkan oleh kendala teknis, melainkan murni akibat kekhilafannya sendiri dalam mengendalikan motor di lintasan. Kini, Marquez pun menyampaikan permintaan maaf.
Marc Marquez terjatuh di awal balapan MotoGP Spanyol, Minggu 26 April 2026 lalu. Pembalap asli Spanyol itu mulanya memulai balapan di Sirkuit Jerez dengan baik.
Tetapi pada lap kedua, Marquez tiba-tiba terjatuh. The Baby Alien —julukan Marc Marquez— yang sedang memimpin pun kehilangan posisinya, diambil alih oleh Alex Marquez (Gresini Ducati) yang kemudian memenangkan balapan.
Motor Ducati Desmosedici tunggangannya rusak berat karena menghantam gravel. Marquez pun dinyatakan gagal finis dalam balapan tersebut.
Usai dinyatakan gagal finis, Marquez terlihat berjalan lesu ke pitstop dan bertemu dengan Manajer Ducati, Gigi Dall'Igna. Kepadanya, tujuh kali juara dunia MotoGP itu mengakui kesalahan yang dibuat olehnya.
"Maaf, saya salah,” kata Marquez dikutip dari Crash, Kamis (30/4/2026).
"Begitu saya tancap gas, saya langsung kehilangan kendali," tambahnya.
Marquez mengatakan, insiden ini adalah murni kesalahannya. Pembalap berusia 33 tahun itu mengaku tak bisa berdalih soal kendala motor atau hal teknis lainnya.
"Ada kalanya saya mengerti mengapa saya mengalami kecelakaan. Tapi tidak hari ini, saya tidak mengerti apa yang terjadi,” tutur Marquez.
“Di lap kedua, Anda tidak boleh mengalami kecelakaan seperti itu," sambungnya.
Walau demikian, Marquez belum habis. Sang juara bertahan menegaskan akan kembali lebih kuat pada balapan selanjutnya. Berikutnya, seri balapan akan berlangsung di Prancis pada 10 Mei 2026 mendatang.
"Kami selalu mengambil sisi positifnya. Kami cepat. Kami akan bekerja keras besok," pungkas Marquez.
(Rivan Nasri Rachman)