Jadwal Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Bhayangkara Presisi

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Selasa 21 April 2026 08:44 WIB
Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia siap bertarung di Grand Final Proliga 2026. (Foto: Instagram/petrovoli_)
Share :

YOGYAKARTA – Grand Final Proliga 2026 resmi digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 24-26 April 2026. Menariknya, partai puncak musim ini mengusung format baru yang diprediksi akan menguras stamina sekaligus mental para pemain saat bertarung di laga  Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Jakarta Bhayangkara Presisi.

Ya, pada grand final kali ini di sektor putra kembali menyajikan el clasico modern yang mempertemukan Jakarta LavAni Livin' Transmedia dengan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi. Ini merupakan final keempat berturut-turut bagi kedua tim sejak 2023.

Sementara di sektor putri, juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) ditantang oleh kekuatan tangguh Gresik Phonska Plus (GPP) Pupuk Indonesia dalam perebutan takhta tertinggi.

1. Format Baru

Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, mengungkapkan partai puncak tahun ini tidak lagi menggunakan sistem satu hari selesai. Penerapan sistem three winning set atau bertanding maksimal tiga kali membuat persaingan menjadi lebih adil dan berwarna.

Jika sebuah tim berhasil mengamankan dua kemenangan awal, maka pertandingan hari ketiga tidak perlu dilaksanakan.

Jakarta Lavani. (Foto: Instagram/lavani.forever)

"Sekarang pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali. Tetapi jika hingga laga kedua berakhir 1-1 maka laga dilanjutkan hingga hari ketiga,” ujar Reginald dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (21/4/2026).

Skema kompetitif ini juga diberlakukan untuk perebutan peringkat ketiga baik di sektor putra maupun putri.

2. Misi Balas Dendam dan Ambisi Back-to-Back Juara

Di kubu putra, LavAni mengusung misi merebut kembali gelar yang mereka kuasai pada 2022 dan 2023. Official LavAni, John Zulfikar, menegaskan kesiapan tim asuhan David Lee.

"LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di final," ujarnya.

Di sisi lain, Bhayangkara Presisi ingin mempertahankan dominasi mereka setelah menjadi juara pada 2024 dan 2025. Perwakilan Bhayangkara, Rita Kurniati, menyebut kekalahan dari LavAni di Final Four menjadi evaluasi penting.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya