Jakarta Garuda Jaya sempat memanfaatkan celah kesalahan komunikasi untuk mendekat menjadi 21-24. Namun, blok krusial Malizi memastikan Jakarta LavAni mengamankan set kedua dengan skor 25-21.
Set ketiga berjalan lebih kompetitif di awal pertandingan. Jakarta Garuda Jaya sempat menyamakan skor 5-5 sebelum Jakarta LavAni membalikkan keadaan menjadi 7-5.
Pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengambil dua kali time out untuk meredam tekanan lawan. Upaya tersebut sempat membuahkan hasil saat skor imbang 9-9.
Namun, Jakart LavAni kembali menjauh melalui servis dan serangan cepat Hendra Kurniawan hingga unggul 15-10. Kesalahan servis Dawuda di poin penting membuat Jakarta LavAni semakin leluasa menutup set ketiga dengan skor 25-18.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Jakarta LavAni untuk menghadapi laga berikutnya di Final Four. Sementara, Jakarta Garuda Jaya tetap menunjukkan perkembangan positif sebagai tim muda.
(Ramdani Bur)