WAKIL Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Bayu Syahjohan, menyatakan mayoritas kepengurusan organisasi masih ingin Prabowo Subianto tetap menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum). Prabowo Subianto dinilai berpengaruh dalam memajukan seni bela diri pencak silat di Indonesia.
Prabowo Subianto sudah lima periode memimpin PB IPSI, yakni periode 2003-2007, 2007-2011, 2011-2015, 2016-2020, 2021-2025. Di bawah kepemimpinan mantan Menteri Pertahanan ini, pencak silat meraih sukses besar, seperti menyapu 14 medali emas di Asian Games 2018.
Bayu Syahjohan belum bisa memastikan Prabowo Subianto akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum atau tidak. Sebab, Prabowo Subianto sejak akhir 2024 punya tanggung jawab besar sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Kami tidak tahu ya pada saatnya nanti tentunya beliau akan mengumumkan masih bersedia atau tidak, karena kan ada forum-forum kesediaan menjadi ketua umum kembali," kata Syahjohan dalam Pra Musyawarah Nasional (Munas/XVI) di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
"Kalau saya lihat, mayoritas masih menginginkan beliau, tapi kami harus bisa memaklumi kesibukan beliau sebagai RI 1. Secara pribadi termasuk saya sendiri ya masih menginginkan beliau karena Road to Olympic 2028, membutuhkan suara presiden yang bisa didengar di internasional begitu," tambahnya.
Pra-munas dihadiri seluruh perwakilan pengurus PB IPSI dari 38 provinsi. Sementara itu, untuk munas akan berlangsung pada Sabtu (11/4/2026).