NINGBO – Direktur Kepelatihan Ganda Nasional Malaysia, Rexy Mainaky, memiliki pandangan strategis terhadap gelaran Badminton Asia Championships (BAC) 2026 yang dimulai Selasa ini, 7 April 2026 di Ningbo, China. Bagi legenda bulu tangkis Indonesia tersebut, turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan panggung intelijen yang sempurna untuk memantau kekuatan lawan.
Rexy menilai level kompetisi di Kejuaraan Asia setara dengan Kejuaraan Dunia karena dihuni oleh hampir 90 persen elite bulu tangkis global. Turnamen ini menjadi gladi resik terakhir yang sangat krusial sebelum tim Malaysia bertolak menuju Horsens, Denmark untuk mengarungi Piala Thomas dan Uber 2026 pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Bagi Rexy, kehadiran para pemain terbaik di Ningbo memberikan kesempatan emas bagi anak asuhnya untuk membangun kepercayaan diri. Namun, di balik layar, ia dan jajaran pelatih memiliki tugas khusus untuk melakukan pemetaan mendalam terhadap performa terkini para pesaing mereka.
"Jika kita berbicara tentang BAC, itu sama dengan Kejuaraan Dunia karena 90 persen kekuatan bulu tangkis dunia ada di Asia. Jadi, ini adalah kesempatan bagi pasangan top kami untuk membangun momentum dan kepercayaan diri sebelum Thomas Cup," ujar Rexy, mengutip dari The Straits Times, Kamis (9/4/2026).
"Dan tentu saja, para pelatih juga akan mengamati calon rival dengan cermat untuk menilai level mereka saat ini, dan BAC memberi kita kesempatan itu,” tambahnya.