Permainan agresif Raymond/Joaquin dibalas dengan skema serangan cepat oleh Kang/Ki. Pada saat jeda interval, Raymond/Joaquin mampu unggul tipis atas Kang/Ki dengan skor 11-10.
Usai rehat, pasangan Indonesia ini sempat gagal mempertahankan keunggulan akibat tekanan lawan. Meski begitu, Raymond/Joaquin menunjukkan mentalitas kuat dan kembali memimpin di poin-poin kritis akhir pertandingan.
Hasilnya, Raymond/Joaquin sukses memastikan kemenangan gim kedua dengan skor 21-15. Beralih ke gim penentuan, kedua ganda putra bermain sangat ofensif dan mempertontonkan reli-reli panjang.
Jual beli serangan terjadi dengan intensitas tinggi antara Raymond/Joaquin dan Kang/Ki. Raymond/Joaquin berkali-kali merepotkan duet Korea Selatan itu melalui smes keras dan penempatan bola yang akurat.
Namun sayang, mereka harus tumbang di pengujung laga gim ketiga yang dramatis dengan skor ketat 23-25. Hasil ini membuat Raymond/Joaquin resmi terhenti di babak 32 besar BAC 2026.
(Rivan Nasri Rachman)